Showing posts with label Novel. Show all posts
Showing posts with label Novel. Show all posts

Monday, 5 March 2012

Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela

Beberapa waktu lalu saya berjanji untuk menulis resensi atau komentar pribadi dari setiap buku yang telah saya baca. Kalau lagi rajin baca buku, ya inilah yang terjadi, lebih banyak nulis resensi dari pada nulis yang lain.

Novel Totto-Chan ini ditulis oleh Tetsuko Kuroyagi. Bercerita tentang masa kecil penulis sewaktu bersekolah di Sekolah Dasar Tomoe Gakuen.

Totto Chan adalah seorang gadis cilik yang sangat "bersemangat". "Semangat" Totto Chan dalam melakukan sesuatu membuat guru-guru di sekolah dasarnya yang lama tidak tahan menghadapinya dan akhirnya mengeluarkannya dari sekolah.

Oleh sang ibu, Totto Chan disekolahkan di SD Tomoe Gakuen yang saat itu dikepalai oleh Mr.Kobayashi. SD itu menerapkan sistem pengajaran yang berbeda dengan SD lainnya, contohnya:
  • Anak-anak itu dibebaskan untuk memilih sendiri urutan mata pelajaran yang akan dipelajari setiap harinya.
  • Anak-anak diajari untuk belajar berbicara di depan umum. Saat makan siang setiap anak diwajibkan untuk bercerita tentang apa saja di depan teman-temannya. Suatu kali ada anak yang tidak bisa bercerita, dengan bijaksana Mr.Kobayashi mulai memancing anak itu dengan memintanya untuk bercerita apa yang dilakukannya pagi ini dari bangun tidur.
  • Anak-anak yang berkebutuhan khusus diperbolehkan untuk bersekolah di SD itu, bahkan mereka boleh ikut dalam perlombaan yang diadakan oleh sekolah. Tapi yang bikin terharu, ternyata Mr. Kobayashi menciptakan lomba-lomba khusus sehingga anak-anak yang berkebutuhan khusus itu menang dan mendapatkan rasa percaya diri.
  • Anak-anak itu belajar di gerbong kereta yang sudah tidak terpakai. Menyenangkan sekali.
  • Saat makan siang, anak-anak itu diharuskan membawa makanan dari laut dan makanan dari darat. Kalau ada makanan yang unik atau jarang dimakan oleh anak-anak itu, Mr. Kobayashi akan menjelaskannya.
  • dan lainnya..
Ada satu hal lagi yang selalu diucapkan oleh Mr. Kobayashi kepada murid-muridnya ketika mereka melalui suatu kondisi yang sulit atau saat berpapasan, dia memberikan rasa yang nyaman dengan mengucapkan "kau benar-benar anak baik, kau tahu itu kan?".

Quote yang menarik dari Mr. Kobayashi:
Punya mata tapi tak melihat keindahan; punya telinga tapi tak mendengar musik; punya pikiran tapi tak memahami kebenaran; punya hati tapi hati itu tak pernah tergerak dan karena itu tidak pernah terbakar, itulah hal-hal yang harus ditakuti.
Buku ini sangat memberikan inspirasi dalam menghadapi anak-anak. Para pengajar dan orang tua sebaiknya membaca buku ini. Good.

Wednesday, 25 January 2012

DUA IBU

Beberapa waktu yang lalu saya beredar di perpustakaan kantor. Setelah berpindah dari buku satu ke buku lainnya, akhirnya saya memutuskan untuk meminjam novel DUA IBU, dengan beberapa alasan: tertarik dengan nama besar Pak Arswendo, tertarik dengan konsep covernya yang sederhana, dan tertarik dengan nama besar Gramedia sebagai penerbitnya.

Ternyata pilihan saya tidak salah. Begitu baca cerita awal, langsung ketagihan untuk menyelesaikan novel itu sampai akhir. Dalam 1.5 hari saya sudah bisa menyelesaikan baca buku itu -untung pas libur panjang- :D

Saya menyukai gaya penulisan Pak Arswendo dalam novel ini. Pendek-pendek. Tegas. Lugas. Tidak banyak anak kalimat. Alurnya cepat, tidak berlama-lama.

Novel ini bercerita dari sudut pandang Samid, anak ketujuh yang dirawat oleh Ibu. Samid menceritakan perjuangan Ibu dalam membesarkan anak-anaknya. Dari kesembilan anak yang dirawat oleh Ibu hanya satu yang keluar dari rahimnya. Kedelapan anak yang lain adalah anak orang lain. Kondisinya yang miskin tidak membuat Ibu menyerah untuk "menyenangkan" anak-anaknya , walaupun harus berhutang dan menggadaikan barang-barang.

Ada satu pesan dari Ibu yang ditulis dalam suratnya kepada Samid, bunyinya "Hidup itu adakalanya gelap adakalanya terang. Jangan terlalu sedih kalau lagi gelap, jangan terlalu gembira kalau lagi terang. Mintalah selalu kepada Tuhan. Tuhan-lah yang maha mengetahui. BagiNya selalu ada jalan bagi kita yang meminta". ==> Selain meminta kita juga harus bersyukur :)

Suka novel ini! Pengen baca tulisan-tulisan Pak Arswendo yang lain. Cari di perpustakaan dulu ahh.. (ga modal hehe)

Friday, 20 January 2012

Nenek Hebat Dari Saga

Pertama kali melihat buku ini, hmm penasaran kira-kira isinya tentang apa ya. Setelah beberapa kali bolak balik ke toko buku, akhirnya saya beli juga buku ini.

Judul versi Jepang buku ini adalah Saga No Gabai Bachan yang artinya Nenek Hebat Dari Saga. Penulisnya Yoshichi Shimada.

Buku ini menceritakan pengalaman Yoshichi Shimada sewaktu tinggal bersama neneknya dari SD sampai SMP. Diceritakan pula latar belakang mengapa si Shimada ini bisa tinggal bersama si nenek.

Penulis buku ini begitu mengagumi neneknya. Banyak cara pandang si nenek dalam memaknai hidupnya yang miskin materi (tapi jiwanya tidak miskin) dituangkan dengan detail dalam buku ini.

Ada satu bagian dalam buku ini yang mungkin perlu direnungkan, check this:
"Karena tidak punya uang. Karena tidak dapat makan d hotel. Karena tidak dapat berpelesir ke luar negeri. Karena tidak dapat membeli barang-barang bermerek. Bila kita berpikir tanpa semua itu kita jadi tidak bahagia, sudah jadi sebenarnya apa kita? Kebahagiaan itu adalah sesuatu yang ditentukan oleh diri kita sendiri, oleh hati kita."
Quote dari si nenek yg cukup menarik:
  • "Sampai mati manusia harus punya mimpi! Kalaupun tidak terkabul bagaimanapun itu kan cuma mimpi" --> sederhana banget ya quote nya, tapi jangan cuma bermimpi, harus berusaha untuk mewujudkan mimpi itu! Smangat :D
Buku ini lumayan oke, walaupun secara penulisannya atau penerjemaahannya saya merasa kurang nyaman. Bolehlah buat nambahin koleksi ;p

Monday, 28 June 2010

The KIte Runner

The Kite Runner adalah novel yang menggugah hati dan membuat saya terharu. Novel ini menceritakan tentang persahabatan dua orang anak laki-laki , Amir dan Hassan, yang berbeda kasta dan tinggal di Afganistan.

Dari persahabatan itu muncul rasa cemburu, menimbulkan penghianatan hingga menjadi penyesalan yang tak kunjung hilang. Sungguh rasa iri dengki itu bisa menghancurkan, percayalah. Tapi masih ada kesempatan kedua bagi Amir untuk menghilangkan rasa penyesalannya terhadap Hassan n he would do anything for it..

Novel ini sudah difilmkan, alur filmnya sama persis dengan apa yang tergambar dari novelnya. Tetapi terdapat beberapa hal yang memang tidak bisa diungkapkan dalam film. Dan menurut saya itu adalah hal yang wajar. Tapi kalau boleh memilih, saya lebih menyukai novelnya daripada filmnya.

Baik buku maupun novelnya tetap saya rekomendasikan sebagai buku wajib baca..

Monday, 3 August 2009

TIGA VENUS

Novel karya Clara Ng yang satu ini, ringan, lucu, menggelitik, dan sedikit terlintas di pikiran saya "apakah mungkinterjadi di dunia nyata?" Who knows... Kalau tidak salah saya sudah membaca Tiga Venus sebanyak 3 kali, hehe..

Novel ini bercerita tentang 3 orang wanita dewasa, 3 permasalahan berbeda, dan 3 keinginan yang sama (sama-sama menginginkan kegilaan yang mereka jalani cepat berlalu) yang diucapkan bersamaan pada saat ada bintang jatuh. Setelah itu yang terjadi hanyalah kegilaan dan kegilaan selama 7 bulan ke depan. Tapi dont worry, be happy, karena cerita ini punya happy ending. Saya selalu suka novel-novel yang punya happy ending.

Seperti biasa, saya hanya akan menuliskan hal-hal dalam novel yang menurut saya berkesan dan perlu distabiloin. Jadi kalau pengen tau kegilaan macam apa yang mereka hadapi baca novelnya ya... :) Check these out:

"Kau tidak akan pernah memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya...hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya." (Clara Ng menggunakan petikan dari novel karya Harper Lee berjudul To Kill A Mockingbird dalam halaman awal Tiga Venus. Mungkin dari kalimat inilah, muncul ide untuk menciptakan tragedi dalam hidup Emily, Juli dan Lies)

"Kenapa menjadi Ibu ruwet sekali sih? Jadi babak belur begini, kacau balau. Penuh Kebimbangan. Tidak ada rambu-rambu. Semuanya serba berantakan. Enaknya menjadi perempuan yang tidak menikah, tidak ada tanggung jawab sebesar tanggung jawab menjadi ibu. Jika saja ada yang memberitahunya kehidupan perkawinan seperti apa yang akan dijalaninya ketika dia belum menikah" (Keluhan Juli, yang sudah punya 3 anak dan sedang mengandung anak ke-4. Masa siy, menurut saya siy perkawinan dan menjadi seorang ibu adalah hal yang diinginkan oleh semua wanita (Tentu saja ada beberapa yang tidak ingin, para biarawati, misalnya). Dengan menjadi seorang istri dan ibu, akan ada perasaan merasa dibutuhkan dan hal itu yang akan menjadi tujuan hidupnya, menyenangkan keluarga, hidup menjadi lebih hidup. Menikah adalah lebih pada kemampuan untuk bertahan menghadapi badai. Kalau ada pasangan yang berpisah, jadi teringat lagunya Kla Project yang Gerimis. Ada liriknya yang bilang "kekasih andai saja kau mengerti, harusnya kita mampu lewati itu semua dan bukan menyerah untuk berpisah". Hmmmm....)

"Menikah adalah kerjasama dua pihak yang saling menguntungkan. Persis kaya merger dua perusahaan gede... Menikah bukanlah suatu prestasi yang keren." (Emily, 31 tahun, belum menikah, tapi bukan berarti tidak punya pasangan. Kalau menurut saya bisa menikah dan mempertahankan pernikahan adalah prestasi yang keren sukeren (*-*))

"Aku ingin kegilaan ini cepat berlalu" (Inilah kalimat yang diucapkan Elimy, Juli, dan Lies berbarengan pada saat ada bintang jatuh, yang membuat kegilaan-kegilaan dalam hidup mereka semakin menggila. Blow the candle. Make a wish. Be carefull of what you wish for.)

Thursday, 30 July 2009

SANG PEMIMPI

Sudah dua kali saya membaca buku kedua dari Tetralogi Laskar Pelangi itu. Dan untuk kedua kalinya pula saya merasa senang, bukan, lebih tepatnya bergairah untuk bermimpi lagi. Mimpi membuat orang merasa hidup dan menjadi bersemangat untuk meraih mimpi itu. Cuma kadang-kadang, mempertahankan gairah dan semangat tidaklah mudah. Tapi menurut saya semua itu adalah proses, tidaklah mungkin bersemangat terus atau bergairah terus, yang penting adalah bagaimana bersikap untuk bersemangat dan bergairah lagi ketika sedang tidak bersemangat dan tidak bergairah. haha.. jadi mbulet.. tapi yah begitulah kira-kira intinya..

Dari buku Sang Pemimpi itu, Andrea Hirata menciptakan kalimat-kalimat yang menurut saya berkesan dan wajib untuk di stabilo warna pink, kuning atau hijau, serta biru. Kalimat-kalimat itu adalah:

"Tak ada pengecualian!! Tak ada kompromi, tak ada katabelece, dan tak ada akses istimewa untuk menghianati aturan. Inilah yang terjadi dengan bangsa ini, terlalu banyak kongkalikong!!" (Pak Balia marah, H. 9)

"Ajaibnya sang waktu, masa lalu yang menyakitkan lambat laun bisa menjelma menjadi nostalgia romantik yang tak ingin dilupakan." (H.36)

"Tuhan tahu tapi menunggu" (H.65) ....memang tidak tahu tapi Tuhan mencatat dan Tuhan akan membalas. (sepertinya Tuhan itu jahat ya...*sedih*)

"Setiap peristiwa di jagat raya ini adalah potongan-potongan mozaik. Terserak di sana sini tersebar dalam rentang waktu dan ruang-ruang. Namun, perlahan-lahan ia akan bersatu membentuk sosok seperti Antoni Gaudi. Mozaik-mozaik itu akan membangun siapa dirimu dewasa nanti. Lalu apa yang kau kerjakan dalam hidup ini, akan bergema dalam keabadian..." "Maka berkelanalah di atas muka bumi ini untuk menemukan mozaikmu" (Pak Balia again! H.72)

"Aku hanya ingin membuatnya tersenyum..." (Ungkapan hati Jimbron untuk Laksmi, so sweet dan romantic.. H.81)

"Pahamkah engkau, berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia" (Dikatakan Pak Mustar kepada Ikal ketika Ikal berubah sikap dari optimistik menjadi pesimistik.. H.148)

"Sungguh berbisa sengatan sikap pesimis. Ia adalah hantu yang beracun. Sikap itu mengektrapolasi sebuah kurva yang turun ke bawah dan akan terus turun ke bawah dan telah membuatku sebagai pribadi yang gelap dan picik. Seyogyanya sikap burukyang berbuah keburukan: pesimistis menimbulkan sinis, lalu iri, lalu dengki, lalu mungkin fitnah" (Hmmmm...sangat benar adanya. So be optimistic!!..meskipun saya tahu hal itu tidaklah mudah H.147)

Tetaplah bermimpi kawan, gantungkanlah cita-citamu setinggi langit dan berusahalah untuk meraih semuanya itu. :) Seperti kata Arai, bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.