Ternyata angkutan dalam kota tidak mengenal tuslah. Seminggu sebelum lebaran, saya pikir ongkos naik metromini akan naik mungkin menjadi sekitar Rp.2500,00 dari yang sebelumnya Rp.2000,00. Tapi ternyata sampai hari terakhir masuk kantor, tidak terjadi kenaikan harga. Saya mencoba tanya ke kenek-nya, tp dia malah bingung dan bertanya "tuslah itu apa mbk?". Mengetahui itu, saya tiba-tiba aja merasa sedih, muncul pertanyaan, supir dan kenek ini lebarannya gmn, tidak ada thr, tidak ada tunjangan lebih. Lalu, apa yang saya lakukan? tidak ada.. karena saya tidak tahu harus melakukan apa, kasih uang? ya kalau mereka berkenan, kalau tidak malah bisa kena semprot. Pernah sekali saya kena semprot gara-gara melakukan itu, "kalau ngasih ya yang banyak jgn cuma segini", karena mereka bukan pengemis. Mending ngasih pengemis beneran. Akhirnya saya cuma bisa berdoa.
Butuh suatu keberanian untuk memulai sesuatu dan menyelesaikannya, entah bagaimana akhirnya yang jelas sesuatu itu telah dimulai dan diproses. Cheers!!
Tuesday, 28 September 2010
Wednesday, 8 September 2010
MUDIK
Tahun 2010 mudik naik kereta api. Tapi yang argo dong. Peningkatan!, setelah tahun lalu naik bisnis. Bukannya tidak ingin naik kereta bisnis, tapi karena ga dapat tiketnya aja.. :)) Balik Jakarta tetep setia dengan kereta bisnis.. Have a nice vacation teman2s.. Met lebaran, met kumpul keluarga, mari kita bermaaf-maafan.. ;p
Subscribe to:
Posts (Atom)