Thursday, 24 July 2014

THE RESULT

Two days ago (July 22, 2014), KPU announced official recapitulation of Pilpres (President Election) and named that Jokowow won the election with percentage 53.15 of total voters. It means there are 6% gaps or around 7.4 million citizens. This number is quite big and Jokowow must work hard to prove them that he able and improper to lead this nation to a better condition. Moreover, this President-going-to-be need to carry out his promises to us, those who have chosen him as the leader. These works will not be easy as well. But, I believe and put my hopes on him.

Like I said in my previous posting, no one can guarantee that my candidate or yours will make Indonesia become 100% better than todays. So, there is no point if just because this matter we fight each other (through many social medias or physical fights) and let our country on the verge of disunity. Of course, we will not let it happens right? Pilpres has been over. We have the result. So let go back to our routines and give our best shot in whatever we do as our contribution in develop this country.

Peace! Love! and Respect!

Ps. I'm trying to improve my writing in English, so please bear with my unperfect grammar and tenses. I don't mind if you criticize my writing. :) tq.

Tuesday, 8 July 2014

PEMILU

Hari ini rakyat Indonesia akan memilih secara langsung presidennya. Terus terang saya tidak terlalu tertarik dengan pemilu kali ini karena saya tidak menyukai kedua calon presiden tersebut. Yang satu karena dari militer. Saya memang kurang suka dengan hal yang berbau militer (saat ini).  Yang satu lagi karena terkesan seperti bonekanya partai perjuangan <ini opini saya saya di blog saya, jdi sah aja kalo saya bilang begini hehehe>.

Lalu saya menjadi swing voter. Kalau ada orang ngomong yang baik-baik tentang calon yang satu, saya pilih yang ini. Kalau ada orang jelek-jelekin calon yang satu, saya pilih yang itu. Minggu lalu saya memutuskan untuk mendukung Jokowi, tapi tetap berstatus swing voter. Alasannya, pertama karena dia orang Solo (shallow banget yah), kedua karena dia bisa berdialog dengan baik dengan masyarakat (contoh saat dia berhasil memindahkan pedagang kaki lima di solo tanpa ada kerusuhan), dan ketiga karena ada yang bilang pemimpin yang baik itu seharusnya bisa memimpin keluarganya dengan baik (saya sebenarnya kurang suka menghubungkannya dengan urusan pribadi, tapi bener kan? that's the reality).

Kemudian saya ngobrol dengan  beberapa teman dan sepupu-sepupu. Saya mendapatkan beberapa pencerahan yang semakin menguatkan pilihan saya. Lalu saya browsing, searching lagi dan lagi... Dan akhirnya mulai dari hari Minggu  kemarin saya memutuskan untuk memilih jkwow sebagai capres pilihan saya.

Saya cuman mau bilang, tak ada jaminan bahwa calon presiden saya bakal bisa membawa Indonesia menjadi 100% lebih baik. Tapi bukankah tak ada jaminan juga bahwa calon presiden yang satu lagi tidak membawa Indonesia kembali ke kemunduran?. Setidaknya saya melihat lebih banyak hal positif yang ada pada jkw, terlepas dari beliau kader partai perjuangan. Saya juga melihat harapan (lihat bagaimana orang dengan sukarela kumpul d gbk). Seperti yang sepupu saya bilang,  orang yang ok pasti dikelilingi orang yang ok (debatable siy, tapi kita bisa lihat lebih banyak orang ok dukung capres yang mana).

Okay, pilihanmu dan pilihanku mungkin berbeda. Tetapi apapun pilihanmu, kita tetap orang Indonesia. Ga boleh marah kalau kalah (talk to myself). Ga boleh songong kalau menang. Kita tunjukkan ke dunia kalau Indonesia bisa menyelenggarakan pemilu dengan Peace! :) v v v v

Monday, 7 July 2014

BANGKOK TRIP (4)

Damnoen Saduak Floating Market ~ 12
Hari keempat. Senangnya hari itu. Cuaca cerah, walaupun sedikit mendung. Setelah berdiskusi di pagi hari, kami sepakat untuk mendatangi floating market yang original bukan man made, yaitu Damnoen Saduak, yang berjarak kurang lebih 109 km dari kota Bangkok. Untuk menuju tempat itu kami menggunakan mobil travel (seperti cipaganti) yang berangkat dari terminal bus di dekat monumen King Rama III.
Ini mobil travel yang kami gunakan untuk menuju Damnoen Saduak

Thursday, 3 July 2014

BANGKOK TRIP (3)

Pantai Pattaya ~ 8
Hari Ketiga. Tidak terasa sudah hari ketiga kami di kota ini. Pagi itu diawali dengan gerimis. Tapi, tidak menyurutkan langkah kaki kami untuk mengeksplor Pattaya.Untuk menuju Pattaya, yang berjarak kurang lebih 134 km dari Bangkok, kami memilih menggunakan bus yang berangkat dari terminal bus Ekkamai di daerah Sukhumvit, dengan harga 124 bath. Kami mendapatkan jadwal keberangkatan jam 9.20.

Abigail

On Tuesday, March 4, 2014, my sister delivered her beautiful baby named Abigail. Her name was given by her father after he watched a genius woman character in NCIS series.Now, Abigail is able to face down, lift her head up, and produce weird sound from her tiny little mouth.
 Hai Abigail, this is your Budhe, I hope you will be a humble, smart, yet beautiful girl, and make your parents and family are proud of you. Amen. :)