Beberapa waktu lalu saya berjanji untuk menulis resensi atau komentar pribadi dari setiap buku yang telah saya baca. Kalau lagi rajin baca buku, ya inilah yang terjadi, lebih banyak nulis resensi dari pada nulis yang lain.
Novel Totto-Chan ini ditulis oleh Tetsuko Kuroyagi. Bercerita tentang masa kecil penulis sewaktu bersekolah di Sekolah Dasar Tomoe Gakuen.
Totto Chan adalah seorang gadis cilik yang sangat "bersemangat". "Semangat" Totto Chan dalam melakukan sesuatu membuat guru-guru di sekolah dasarnya yang lama tidak tahan menghadapinya dan akhirnya mengeluarkannya dari sekolah.
Oleh sang ibu, Totto Chan disekolahkan di SD Tomoe Gakuen yang saat itu dikepalai oleh Mr.Kobayashi. SD itu menerapkan sistem pengajaran yang berbeda dengan SD lainnya, contohnya:
Quote yang menarik dari Mr. Kobayashi:
Buku ini sangat memberikan inspirasi dalam menghadapi anak-anak. Para pengajar dan orang tua sebaiknya membaca buku ini. Good.
Novel Totto-Chan ini ditulis oleh Tetsuko Kuroyagi. Bercerita tentang masa kecil penulis sewaktu bersekolah di Sekolah Dasar Tomoe Gakuen.
Totto Chan adalah seorang gadis cilik yang sangat "bersemangat". "Semangat" Totto Chan dalam melakukan sesuatu membuat guru-guru di sekolah dasarnya yang lama tidak tahan menghadapinya dan akhirnya mengeluarkannya dari sekolah.
Oleh sang ibu, Totto Chan disekolahkan di SD Tomoe Gakuen yang saat itu dikepalai oleh Mr.Kobayashi. SD itu menerapkan sistem pengajaran yang berbeda dengan SD lainnya, contohnya:
- Anak-anak itu dibebaskan untuk memilih sendiri urutan mata pelajaran yang akan dipelajari setiap harinya.
- Anak-anak diajari untuk belajar berbicara di depan umum. Saat makan siang setiap anak diwajibkan untuk bercerita tentang apa saja di depan teman-temannya. Suatu kali ada anak yang tidak bisa bercerita, dengan bijaksana Mr.Kobayashi mulai memancing anak itu dengan memintanya untuk bercerita apa yang dilakukannya pagi ini dari bangun tidur.
- Anak-anak yang berkebutuhan khusus diperbolehkan untuk bersekolah di SD itu, bahkan mereka boleh ikut dalam perlombaan yang diadakan oleh sekolah. Tapi yang bikin terharu, ternyata Mr. Kobayashi menciptakan lomba-lomba khusus sehingga anak-anak yang berkebutuhan khusus itu menang dan mendapatkan rasa percaya diri.
- Anak-anak itu belajar di gerbong kereta yang sudah tidak terpakai. Menyenangkan sekali.
- Saat makan siang, anak-anak itu diharuskan membawa makanan dari laut dan makanan dari darat. Kalau ada makanan yang unik atau jarang dimakan oleh anak-anak itu, Mr. Kobayashi akan menjelaskannya.
- dan lainnya..
Quote yang menarik dari Mr. Kobayashi:
Punya mata tapi tak melihat keindahan; punya telinga tapi tak mendengar musik; punya pikiran tapi tak memahami kebenaran; punya hati tapi hati itu tak pernah tergerak dan karena itu tidak pernah terbakar, itulah hal-hal yang harus ditakuti.
yes, saatnya resensinya dikomersialkan tuh. enak banget tu penerbit dapet promosi gratis begini. buktinya, saya jadi pengin beli! huhh!! (keluh)
ReplyDeletemakasih pak ronii.. tapi ini masih standar pak, saya pernah baca blog yang isinya resensi buku smua, dan cara mereka meresens jauh lebih bagus. Kalau ga mau beli, pinjam di perpus aja pak :) barusan saya balikin hehe
Delete