Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Wednesday, 13 March 2013

VIER MINUTEN

Bulan Januari kemarin, untuk pertama kalinya saya nonton film berbahasa Jerman di Goethe Institut Menteng (sebelumnya belum pernah nonton film Jerman), gratis alias bawa diri aja :)

Setiap bulannya Goethe Institut mengadakan pemutaran film Jerman, gratis dan tanpa reservasi. Bulan Januari ini film yang diputar berjudul Vier Minuten (Empat Menit), yang ternyata telah memenangkan beberapa penghargaan di festivals film dunia, untuk lebih detailnya cek di sini atau googling aja :)
Vier Minuten menceritakan hubungan antara 2 orang wanita berbeda usia, Miss Kruger (yang tua) dan Jenny (yang muda). Miss Kruger sudah lama bekerja sebagai pianis di sebuah penjara wanita, tugas utamanya adalah sebagai pengiring lagu pujian pada saat ibadah. Jenny adalah narapidana muda berumur di bawah 21 tahun yang dihukum karena melakukan pembunuhan. Mereka berdua mempunyai masa lalu yang kelam. Melalui piano keterikatan mereka satu sama lain mulai terjalin.

Awalnya Miss Kruger membuka kursus piano bagi para tahanan. Jenny yang ternyata memiliki bakat bermain piano pun mendaftar. Jenny diyakinkan untuk berlatih piano secara rutin dan menghindari bentrok dengan sesama narapidana agar bisa mengikuti kontes piano yang memainkan lagu berdurasi 4 menit. Lalu apakah Jenny berhasil dalam kontes dimaksud? Nonton sendiri aja yak, biar seru.

Film ini sangat membuat saya geregetan, terutama saat si Miss Kruger melarikan si Jenny dari penjara agar bisa ikut kontes dan disaat yang bersamaan mereka menjadi buron, duhhh, bikin deg-degan...

Pesan moral yang bisa saya petik dari film ini adalah bahwa setiap manusia, sekalipun narapidana, berhak diberikan pengharapan dan kesempatan untuk mengapresiasikan dirinya, meskipun cuman 4 menit, akan membuat dirinya semakin menghargai hidup dan bukan tak mungkin akan membawa pada perubahan yang lebih baik.

Sayangnya bulan Februari kemarin, kami tidak sempat nonton di Goethe karena dedengkotnya aka tsaninov lagi ada kesibukan. Semoga bulan Maret bisa.. :)

Monday, 26 March 2012

THE RAID

Hari Minggu lalu saya mengajak saudara-saudara saya menonton film Indonesia yang lagi happening banget, yaitu The Raid. Berdasarkan info dari berbagai sumber, The Raid sudah berhasil mencuri perhatian negara barat. Pasti sesuatu nih.

Memang sesuatu sih. Baru setengah jam pertama adegan berdarah dan sadistis sudah memenuhi layar. Yang membuat saya panik, saya mengajak 2 saudara saya yang masih kecil. Duuhh.. Tante saya malah sampai ke tahap mual, tapi entah kenapa tidak ada yang beranjak dari tempat duduk.

Sebenarnya dari sisi cerita dan pengambilan adegan-adegannya menurut saya bagus karena jarang film Indonesia menampilkan hal tersebut. Karena saya tidak terlalu suka adegan berdarah dan sadis, saya menganggap film ini tidak terlalu luar biasa.

Tadinya saya pikir The Raid akan menampilkan adegan silat sebagaimana Jackie Chan, Jet Lee, Donny Yuen menampilkan adegan kungfu/karatenya di film mereka. Itulah mengapa saya mengajak saudara-saudara saya menonton film itu (ada 2 saudara saya yang sedang mengikuti kejuaraan karate). Muncul sih adegan pencak silatnya, tapi kurang banyak dan sayangnya jadi sadis.

Film ini menceritakan pasukan polisi elit yang dijebak untuk melakukan penyerbuan ke suatu gedung apartemen yang menjadi markas penjahat yang ceritanya tidak dapat terkalahkan sampai saatnya Iko Uwais cs datang.

Kalau anda menyukai film-film seperti SAW, NINJA ASSASIN..maka tontonlah film ini :)

Satu yang pasti, Iko Uwais ganteng banget! :D hihi

Note: Foto hasil googling

Tuesday, 31 January 2012

IRON LADY

Awalnya saya underestimate film Iron Lady ini. Sepertinya bakal membosankan. Tapiii... ternyata tidak saudara-saudara! Kereeenn, filmnya keren bangets!

Film ini menceritakan bagaimana Margaret Thatcher (MT) menjalani masa tuanya. Bagaimana dia melawan penyakit halusinasi yang membayangi sejak suaminya meninggal dunia. Bagaimana dia mencoba menerima kenyataan bahwa dia sudah tidak lagi menjadi perdana menteri. Menceritakan pula hubungan MT dengan anak-anaknya. Menceritakan masa lalu saat berjuang memperoleh jabatan sebagai perdana menteri. Menceritakan pandangan dan kebijakan MT saat memimpin Inggris Raya.

Meryl Streep sangat bisa menggambarkan semua ekspresi MT. Tidak heran sampai saat tulisan ini dibuat penghargaan untuknya sudah cukup banyak. Kalau tidak percaya googling aja. :D
Mirip ya..

Dari film itu saya mendapatkan beberapa informasi penting yang saya sampai bertanya ke diri sendiri "kemana aja lu?!" hehe.. Tapi, bukankah lebih baik tahu terlambat dari pada tidak tahu sama sekali kan? tahu tahu.. tararahu..

Jadi, saya baru tau kalau salah satu kebijakan wanita besi itu adalah membuat Inggris, negara maju di Eropa, tidak ikut menggunakan mata uang euro sampai saat ini. Kemana aja ya saia?

Sepertinya akan bagus apabila para pejabat pemerintahan, dan wakil rakyat menonton film ini, bisa memberikan inspirasi bagi mereka dalam menentukan kebijakan untuk menjalankan negara ini.

Quote dari MT yang mengesankan:
Karena apa yang kamu pikirkan, menentukan apa yang kamu lakukan. Apa yang kamu lakukan, menentukan apa kebiasaanmu. Kebiasaan menentukan karakter, dan karakter menentukan takdirmu"
Bener-bener fim yang harus ditonton! Nonton ya.. :)

*gambar hasil dari googling*

Saturday, 20 November 2010

SPONGEBOB




I LOVE SPONGEBOB!!
Biar ada orang yang ngomong "its your guilty pleasure", i dont mind. :)

Monday, 28 June 2010

The KIte Runner

The Kite Runner adalah novel yang menggugah hati dan membuat saya terharu. Novel ini menceritakan tentang persahabatan dua orang anak laki-laki , Amir dan Hassan, yang berbeda kasta dan tinggal di Afganistan.

Dari persahabatan itu muncul rasa cemburu, menimbulkan penghianatan hingga menjadi penyesalan yang tak kunjung hilang. Sungguh rasa iri dengki itu bisa menghancurkan, percayalah. Tapi masih ada kesempatan kedua bagi Amir untuk menghilangkan rasa penyesalannya terhadap Hassan n he would do anything for it..

Novel ini sudah difilmkan, alur filmnya sama persis dengan apa yang tergambar dari novelnya. Tetapi terdapat beberapa hal yang memang tidak bisa diungkapkan dalam film. Dan menurut saya itu adalah hal yang wajar. Tapi kalau boleh memilih, saya lebih menyukai novelnya daripada filmnya.

Baik buku maupun novelnya tetap saya rekomendasikan sebagai buku wajib baca..

Tuesday, 20 April 2010

Tulang Tulang Yang Cantik

Novel The Lovely Bones sudah dibeli sejak awal Februari lalu, tapi sampai sekarang belum selesai dibaca. Tidak suka dengan gaya bahasanya. Mungkin karena novel terjemahan, tata bahasanya kurang menarik.

Sampai akhirnya tadi aku nonton Lovely Bones the Movie. Film yang bagus. Dibuatnya aku dan sita mewek mewek ga jelas. Film ini tentang seorang gadis ceria berumur 14 tahun yang diperkosa kemudian dibunuh dan menjadi hantu yang tidak menyeramkan. Cara menggambarkan kesedihan orang-orang yang ditinggalkan benar-benar oke *sulit mencari kata-kata yang tepat*. Cara menggambarkan imajinasi antara bumi dengan surga keren banget. Rasa-rasanya seperti melihat mimpi. Tiba-tiba berada disini, tiba-tiba semuanya jadi besar, tiba-tiba sudah berada disana, tiba-tiba sepi, tiba-tiba gelap, tiba-tiba hujan, tiba-tiba sudah berada di laut, di gunung, di padang rumput.

Kejadian yang mengharukan adalah ketika si Suzie mengetahui dirinya sudah tidak bisa kembali ke dunia lagi. Dia melakukan penolakan dan menjadi sendirian. Lalu dia hanya berlari mencari, berlari lagi, terus berlari..

Akhirnya disadari bahwa tak bisa lagi menoleh ke belakang, harus terus maju demi orang-orang yang dicintainya.. Bahwa dunia tetap terus akan berputar tanpa ada dia didalamnya..

Ps. Jadi pengen nyelesaiin baca novelnya..

Monday, 19 October 2009

INGLOURIOUS BASTERDS

Pernah nonton Kill Bill Volume 1 dan 2 (KB 1&2) kan? Sutradara Inglourious Basterds (IB) sama dengan sutradara KB 1&2, yi. Quentin Tarantino. Alur cerita dan penyajian kedua film itu mirip, dan karena saya suka KN 1&2 maka saya juga suka dengan IB.

Cerita IB terbagi dalam 5 bab, saya cuma ingat judul bab terakhir, kalau gak salah "The Revenge of Big Face". Tema besar IB sama seperti tema besar KB 1&2 yang bercerita tentang balas dendam seorang wanita.

Intrik dan konspirasinya seru, dibumbui adegan kocak dan musik yang jenaka. Dialog-dialognya mengalir cerdas, pintar, dan lucu. Durasi IB kurang lebih sekitar 2.5 jam. Namun karena hal-hal tersebut dan didukung para pemain yang oke, pengambilan gambar hmmm... damn good, back sound yang keren membuat waktu yang selama itu tidak berasa...!!

Recommended!!
Jangan lupa nontonn... (rina modeon) ;D

Friday, 28 August 2009

THE BOY IN THE STRIPPED PYJAMAS

sedih, ironis, tragis..
wow.. keren..
mengezzutkan.. shocking!

itu beberapa kata yang keluar setelah menonton film ini

menurut info berbagai sumber, film ini merupakan kritik atas peristiwa Hollocaust yang menyebabkan ribuan jiwa The JEW mati terbunuh dalam kamp-kamp khusus oleh tentara Jerman dibawah kepemimpinan Hittler... hhhmmmm... berat?? no no...

tapi filmnya sendiri bercerita tentang seorang anak lelaki jerman yang bersahabat dengan seorang anak lelaki yahudi yang berada dalam kamp tahanan

awalnya diceritakan bagaimana senangnya Bruno (anak lelaki jerman- 8 tahun) sedang bermain bersama teman-teman sebayanya.. Suatu hari ketika pulang sekolah, Bruno heran kenapa rumahnya penuh dengan orang yang sedang mempersiapkan sesuatu.. ternyata itu adalah pesta perpisahan sekaligus perayaan atas kenaikan pangkat ayah Bruno dalam militer, sehingga mereka harus pindah ke kota lain jerman.. (kurang ngeh apa nama kotanya)..

sesampainya di rumah yang baru Bruno kesepian dia merindukan teman-temannya, seberapa sibuknya dia bermain sendiri dia tetap menginginkan seorang teman..hingga suatu hari dia menemukan fakta bahwa rumahnya tidaklah jauh dari suatu "kamp perkebunan" yang mana semua orang disana setiap harinya menggunakan piyama.

jiwa petualang nya muncul, dan rasa ingin tahunya terus menerus menggelitik untuk mencari kawan.. dia berhasil menemukan jalan keluar dari rumahnya yang dijaga ketat oleh anak buah ayahnya..dan dia terus berlari di hutan sambil merentangkan kedua tangannya dan berlari miring ke kanan dan miring ke kiri.. dia kembali menemukan kesenangan dalam hidupnya

ujung jalan setapak di hutan ternyata menuju ke kamp perkebunan yang dia lihat dari balik jendela kamarnya..dan ternyata disitu ada anak kecil yang sebaya dengan Bruno sedang duduk termenung memakai piyama biru garis-garis...singkat cerita mereka berteman dan sesering mungkin selagi bisa Bruno mengunjungi Schmuel sambil membawa bekal dari rumah (dengan diam-diam tentunya..) agar temannya itu bisa tertawa, tak jarang mereka juga berantem

suatu saat Bruno's Mom, mengetahui bahwa pekerjaan suaminya ternyata tak jauh dari rumah dinasnya, bertengkarlah mereka, dan Bruno's Mom yang khawatir dengan kebiasaan Bruno mengexplore segala hal mulai meminta agar suaminya dipindah ke tempat lain, tapi Bruno's Dad menolaknya

sehingga suatu hari Bruno menghilang dari rumah, dan dengan kepanikan yang luar biasa mereka mulai mencari Bruno, kekhawatiran Bruno's Mom menjadi kenyataan... selanjutnya... seperti yang saya bilang di awal tadi mengezzutkan...
:)

Monday, 10 August 2009

UP, UP, and AWAY

Sudah liat film keluaran terbaru Disney Pixar yang berjudul UP? Filmya bagus sekali, menggunakan teknologi 3D. Tapi kemarin, saya nontonnya di bioskop yang biasa aja tidak ada fasilitas 3D nya. Tapi tetep aja keempat jempol yang saya punya saya acungkan!! Film ini perpaduan antara rasa sedih, harapan, bahagia, keinginan yang mendalam, mimpi, cinta sejati, ditambah kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan oleh semua karakter. Komplit!!

Karakter utama film ini adalah Carl Frederikson, seorang kakek tua yang ditinggal mati oleh Ellie, istrinya. Awal film ini menceritakan pertemuan Carl dan Ellie sewaktu masih kecil, mimpi-mimpi masa kecil, perkawinan mereka yang tidak dikaruniai anak, menuanya mereka dan meninggalnya sang pasangan hidup. Saya sungguh terharu melihat kesetiaan dan kekuatan cinta Carl & Ellie, benar-benar saling mencintai sampai maut memisahkan dan masih memikirkan pasangan walaupun maut memisahkan. :)

Masalah mulai muncul saat rumah kenangan milik Carl dan Ellie mulai tergusur oleh perubahan jaman. Disekeliling rumah mereka dilakukan pembangunan besar-besaran, ditambah adanya ancaman bahwa rumah mereka akan ikut digusur. Merasa tertekan, Carl yang bekerja sebagai pensiunan penjual balon, punya ide untuk mewujudkan mimpi Ellie, yaitu dengan membawa terbang rumah mereka dengan menggunakan balon yang berisi helium ke Amerika Selatan. Yang tanpa disangka-sangka seorang pramuka siaga ikut terbawa ke petualangan Carl. Nama anak kecil itu Russel.

Petualangan pun dimulai. Mulai dari pertemanan Russel dengan Carl yang butuh penyesuaian. Pertemuan dengan Anjing yang bisa berbicara "Dug". Ada burung betina yang diberi nama "Kevin" oleh Russel. Pertemuan Carl dengan tokoh idola Carl dan Ellie waktu masih kecil, yang ternyata jahat. Bagaimana akhir dari cerita ini..? Nonton ya... recommended!! :)