Friday, 26 June 2009

BERSYUKUR

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

Kata-kata diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.


Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.


Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.

Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.

Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda.

Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.


Kedua: Yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain.

Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.


Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.


Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut. Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif.Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.


Sumber : Milis Motivasi

BUSWAY

Pertama kali naik bustransjakarta (busway) sangat tidak menyenangkan. Waktu itu aku mau ke Monas dalam rangka mlayu2 untuk membuat otot perut lebih kencang. Kalau tidak salah hari itu hari Sabtu pagi, dan u know what?? bisnya puenuh buangets!! Berdiri saja susah,bingung kaki harus bagaimana,sopirnya ngerem sedikit aku kelempar ke depan,sopirnya tancep gas aku kelempar di belakang,untung penuh sesak, jadi gak mungkin jatuh. Keluar dari bis yang ada emosi dan ngomel2, keringetan dan perut mual. :) Pengalaman pertama yang tak terlupakan.

Tetapi pengalaman kedua naik busway cukup menyenangkan, dan selanjutnya jadi ketagihan. Aku bisa pergi kemanapun di Jakarta asalkan ada jalur buswaynya...itu yang kukatakan ke teman2ku kalau mau ketemuan. Seringnya kalau naik busway dapat jatah berdiri, tapi gapapa, itung2 latihan menguatkan tulang kaki..

Sejarah busway (dari berbagai sumber)
Busway ada untuk mengurangi jumlah orang yang punya keinginan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Diperkirakan beberapa tahun ke depan, jumlah kendaraan pribadi baik itu mobil maupun motor tidak akan dapat ditampung oleh jalan2 yang ada di Jakarta. Oleh karena itu dibutuhkan Bus Rapid Transit yang dapat menampung banyak orang sekali jalan. Untuk lebih lengkapnya dalam melihat sejarah dan latar belakang busway kamu dapat melihatnya di sini.
Melihat banyaknya orang di Jakarta, tingginya tingkat polusi, dan mobilitas yang tinggi memang perlu sekali model transportasi seperti busway ini diperbanyak. Saya sangat mendukung (terus terang aku takut naik -mengendarai bukan membonceng- motor di Jakarta, rasanya semua orang terburu2 mengejar waktu sehingga mereka akan melakukan liukan2 yang ekstrim di jalan raya (hehe lebai mode on). Jalan satu2nya yang paling aman adalah naik busway. Ayo dunk Bapak Gubernur DKI segera diselesaikan proyek2 transportasi masal yang aman dan murah!!

Rute busway
Sampai dengan saat ini sudah ada 8 koridor busway yang beroperasi. Rencananya akan ada 15 koridor. Sisa 7 koridor akan diselesaikan oleh Pemerintah DKI pada tahun 2010, semoga bisa diselesaikan tepat waktu, mengingat makin banyaknya orang yang naik busway. Dari kedelapan koridor dibawah ini, yang belum pernah aku coba yaitu koridor 3, 5, 6, 7. Paling sering naik busway koridor 1 dan 2. Arah ke pulogadung dari harmoni sangat padat..tak jarang antriannya bisa puanjang dan berjajar 5-6 orang. Tapi tetap saja orang rela mengantri karena memang butuh.
Koridor 1 : Blok M - Kota
Koridor 2 : Pulogadung - Harmoni
Koridor 3 : Kalideres - Pasar Baru
Koridor 4 : Pulogadung - Dukuh Atas
Koridor 5 : Kampung Melayu - Ancol
Koridor 6 : Ragunan - Latuharhari
Koridor 7 : Kampung Rambutan - Kampung Melayu
Koridor 8 : Lebak Bulus - Harmoni
Untuk lebih jelasnya tentang rute busway ini, coba klik ke ini.

Karcis Busway
Dari beberapa pengalaman ada dua jenis cara agar kita bisa masuk shelter busway, yang pertama pakai kartu yang dicemplungin ke mesin dan yang kedua pakai karcis. Tapi menurutku akan lebih keren kalau semuanya memakai kartu, selain lebih bersih (tidak membuang kertas), bisa untuk menghitung jumlah orang yang masuk dan menggunakan busway. Harganya sangat murah, dan itulah mengapa orang rela berdesak-desakan dan antri agar bisa naik busway. Termasuk aku...^_^

Jalanan Busway
Enaknya naik busway tuh gak kena macet, walopun kadang-kadang kena macet juga gara-gara ada beberapa kendaraan yang masuk ke jalur bus. Hmmm..pengen tak tendang aja tuh motor/mobil... :P. Terakhir kemarin naik busway ada jalan yang gak bagus, berlubang dan nggronjal-nggronjal. Tapi secara pribadi siy ga masalah krn toh masih bisa dilewati, walopun penumpang didalamnya pada loncat2 kl lewat jalan yang ga rata. Moga2 aja pengelola busway cepet tanggap dan lekas2 memperbaikinya sehingga penggemar busway seperti saya akan senang dan bahagia kl naik busway :D.

(Foto : dari internet, aku pinjam ya, TQ)