Showing posts with label Places. Show all posts
Showing posts with label Places. Show all posts

Wednesday, 10 October 2012

BALI TRIPS (day 2 & day 3)

Hari kedua...

Kami ke Pura Ulundanu Beratan, Tabanan.
Sebelum melakukan perjalanan ke Pura Ulundanu, kami menitipkan Chloe -si anjing- ke tempat penitipan binatang. Disana Chloe ketemu dengan induknya. Momen yang agak-agak mengharukan ;p Lalu dimulailah perjalanan ke Pura Ulundanu, jauh juga ternyata...

Tuesday, 9 October 2012

BALI TRIPS (day 1)

Setelah kurang lebih 10 tahun saya tidak menginjakkan kaki di Bali, akhirnya tanggal 10-12 Agustus 2012 kemarin saya menginjak tanah Bali lagi. *senyum lebar*

Bersama Epsi, teman baik saya dari SMA, kami menjelajah Bali. Tapi, tentu saja dengan waktu yang terbatas dan jadwal acara yang "going with the wind blow", tidak banyak tempat yang kami kunjungi. Tapi.. tetap saja Bali memberikan kesan yang mendalam dan saya pengen balik ke sana lagi! :D
Jadi, hari Jumat itu, saya ijin tidak masuk kantor 1 hari (yang mengakibatkan penghasilan dipotong 5%, tapi ga apa apa, worth it :p). Berangkat pagi, sampai di Bali jam 10.00WITA. Sampai di bandara saya langsung terheran-heran (biasa.. wong ndeso) busett, banyak banget orang di Bandara, banyak banget orang bule, sebenarnya saya dimana siy?

Begitu sampai, kami langsung ke acara ulang tahun temennya Epsi namanya Mbak Lulu. Pacarnya Mbak yang seorang Belanda pengen kasih surprise party, jadi ikutanlah kami rempong cari pernik-perniknya. Seru siy :) Jadi, di Bali kemarin teman baru saya nambah lagi :)

Tuesday, 10 July 2012

Escape From Jakarta To Kalbar (4)

PANTAI PASIR PANJANG
Sewaktu di Singkawang, kami menghabiskan waktu sesorean sambil menunggu matahari terbenam di Pantai Pasir Panjang. Dan, banyak orang Singkawang yang melakukan hal yang sama. So, disinilah kami menikmati sunset dengan ditemani teh panas dan tahu singkawang goreng. :)

Monday, 4 June 2012

EScaPe From Jakarta To Kalbar (3)

SUNGAI KAPUAS HULU
Horraaaii akhirnya saya bisa melihat salah satu sungai terpanjang di Indonesia Yiipiee.. Thanks to Bogel Petualang dan partnernya hihi.. mmuaahh..

Sungai Kapuas benar-benar dimanfaatkan masyarakat sekitarnya sebagai jalur transportasi yang menghubungkan dua daratan yang dipisahkan oleh sungai. Perjalanan naik kapal di bawah ini hanya memakan waktu kurang dari 5 menit. Baru naik udah turun :D. Mobil dan truk bisa masuk kapal ini, ga banyak siy, mungkin sekitar 5-10 mobil (tergantung ukurannya).

Selain kapal besar di atas, masyarakat sekitar juga menggunakan kapal di bawah ini ini sebagai alat transportasi.
Saya ama si kucai booking dong, satu kapal buat berdua. Hanya 20 ribu rupiah saja. :) Ketika naik kapal kecil ini, doa saya adalah smoga kapalnya tidak terbalik (tidak ada fasilitas pelampung) dan semoga kapalnya tidak ditabrak kapal lain yang ukurannya lebih besar. Dan thankfully, kami selamat samapai seberang..

Selain digunakan sebagai jalur transportasi, ada juga orang yang mencari ikan
 

Melihat orang-orang ini beraktivitas di atas air, saya sungguh bersyukur diberikan kesempatan untuk hidup di atas daratan. :) Bukan karena saya ga bisa berenang lohh, tapi karena takut tambah itam wkk.. :)

Tuesday, 1 May 2012

Escape from Jakarta to Kalbar (2)

KULINER 
Selama di Kalbar saya sempat mencicipi beberapa makanan yang khas. Karena disana banyak etnis Tionghoa, kebanyakan makanan mereka mengandung ibab. Tidak semua makanan khas Kalbar saya cicipin. Ga keburu, waktu terbatas!

Mie Tiaw Antasari. 
Kami makan disitu jam 11 malam. Dan kami adalah pelanggan terakhir. Rasanya enak dan tidak mengandung ibab. Banyak artis ibukota yang mampir kesini.

Kulit Babi

Pagi-pagi kami sarapan dengan kulit babi. Isinya ada kwetiau yang lembaran, kedelai rebus, tahu, dan krecek babi (kalau di jawa biasanya kita menemukan kecek kulit sapi). Makanan ini rasanya cukup enak dan sangat gurih, mungkin karena tidak mengandung ibab. Oiya, fyi, Saya ga makan kulit babinya :p

Mie Kepiting
Mie Kepiting yang ga ada kepitingnya. "Habis" kata yang jual. Dapat informasi kalau di kalbar itu rata-rata penjual mie (apapun mienya) mereka selalu membuat sendiri. Jadi rasa mie masing-masing warung berbeda. Yang jelas makanan inipun mengandung ibab. Karena saya tidak makan daging, saya minta diganti dengan yang mengandung ikan saja. :D

Bubur Ikan
Pertama kali diajak makan bubur ikan, yang terbayang adalah nasi lembek dikasih ikan diatasnya plus kecap asin. Ternyata di sana bubur ikan tuh nasi dimasukkan ke kuah bening (semacam sop) plus ikan itu sendiri, daun selada dan tong cai (asinan lobak). Kuahnya enakkk banget. Yang pasti mengandung ibab. Saya sampai nambah kuah.. hihi.

Seafood
Kami pesan oseng pakis (baru pertama nyobain dan ternyata enak), Ikan goreng dibumbu apa ya.. lupa, plus ampas tahu alias susu kedelai. Sebenarnya makanan ini ga khas-khas amat siy. :D

Monday, 30 April 2012

Escape from Jakarta To Kalbar (1)

Minggu lalu saya melakukan perjalanan ke Kalimantan Barat (Kalbar). Judulnya siy "escape from Jakarta". Mengapa memilih Kalbar? Pertama, karena saya belum pernah kesana. Kedua, karena ingin mengunjungi sahabat saya yang ditugaskan di sana. Saking excited-nya tiket sudah dibeli dari dua bulan yang lalu.

Selama di Kalbar saya sempat mengunjungi beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, dan Kota Pontianak itu sendiri. Antar kabupaten itu ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam lebih. Jauh saudara-saudara. Namun, karena kualitas jalan disana cukup bagus, maka mobil dapat dipacacu sedikit lebih kencang alias ngebut! :D

MUSEUM KALIMANTAN BARAT
Tujuan pertama begitu menginjakkan kaki di Kalbar adalah Museum Kalimantan Barat. Menurut saya museum itu koleksinya cukup banyak dan cukup terawat dengan baik walaupun harga tiket masuknya sangat murah. Bayangkan saudara-saudara, paling mahal untuk umum bayar seribu rupiah, sedangkan yang paling murah untuk anak TK tiga ratus rupiah. 
Mungkin murahnya tiket masuk ke museum itu bertujuan untuk menarik minat masyarakat untuk mengunjungi museum. Hayoo... sudah berapa museum yang anda kunjungi selama ini?? :)

Friday, 16 July 2010

PENGAWAS UJIAN

Pertama kali dapat kesempatan untuk masuk ke GBK saat ditawari jadi pengawas ujian kemenkeu di sana. Tanpa pikir panjang, saya langsung ambil kesempatan itu.

GELORA BUNG KARNO
GBK adalah stadion yang besaaarrr. Rumputnya indah, desain dan tata ruangnya bagus. Tapi sayang fasilitasnya kurang terawat. Banyak sarang burung di bagian atapnya, sooo ...banyak taik burung di lantainya. Lantai banyak yang terkelupas semennya. Belum lagi kamar mandinya, sangat menyedihkan, saya sampai nahan pipis 6 jam! ga tega buang air kecil disitu.. sayang sungguh sayang. Tapi tetep aja pengen nnton bola di GBK!! Keliatannya seru..

UJIAN KEMENKEU TAHAP I
Jadi pengawas ujian ternyata menyenangkan, bisa sok sokan dikit ;P. Mengingatkanku akan diriku dulu ketika semangat bersaing begitu besar. Menjadi pengawas sedikit banyak bisa menilai karakter seseorang. Ada peserta ujian yang gerak terus. Ada yang kaos kakinya bolong. Ada yang merasa kepinteran. Ada yang caper. Ada yang tangannya gemeteran sepanjang waktu. Tapi semoga yang terbaik yang lolos. Wish all u luck!!

Thursday, 22 April 2010

OUTBONDHOLIC

Asik, punya pengalaman baru bulan April ini. Bersama cak Bhe mencoba wahana Outboundholic di Ancol. Awalnya rasa malas muncul karena sudah beberapa kali mengikuti outbound, di hutan beneran pula. Tapi karena tak cuma ingin jadi penonton saja, akhirnya diputuskan untuk menjadi pemain. Sekaligus melatih kembali hormon andrenalin yang akhir-akhir ini sangat-sangat kurang "terasah".
Dengan biaya Rp.120 ribu, ada 4 zona yang harus dilalui. Mulai dari zona termudah sampai zona tersulit. Setiap zona terdiri dari 4-6 game seperti flying fox, panjat jaring, panjat papan, melintasi bambu, dan lain-lain. Tantangan lain adalah setiap pindah game, peserta diharuskan memasang tali sendiri tanpa bantuan trainer. Fasilitas lain adalah air minum gratis bagi peserta. Harga tersebut cukup setimpal.

Tantangan yang paling seru adalah Zona Merah/tantangan ketiga. Pertama-tama peserta harus memanjat tiang setinggi kurang lebih 10 meter. Lalu memanjat jala setinggi kurang lebih 10 meter. Meniti papan yang melintasi jalan raya di ketinggian 20 meter sudah menunggu. Lalu turun dengan flying fox sepanjang 400 an meter. Terakhir turun lagi dengan jala. Yang paling deg-degan saat melintasi jalan raya di ketinggian 20 meter, rasanya ga sampai-sampai. Capek..
Over all seru bangats! hihi..

These are our action:


Saturday, 10 April 2010

@ Semarang

Akhirnya bisa bertemu lagi dengan teman-teman di kantorku yang lama di acara kawinan Pitosury di Semarang. Seru sekali.. Sebenarnya banyak hal yang rencananya ingin dilakukan bersama dengan mereka, tapi karena satu dan lain hal, at least just the three of us yang do these things: nyobain wedang roti, karokean di family fun, minum sari buah di mugas, makan soto ayam di mugas, dan naik motor malam-malam plus ngebut!.. Pada akhirnya, jumlah tidak menentukan kualitas.. :)

Selesai kondangan, Ibu kepala cabang mengajak temen-temen untuk makan tekwan di rumahnya, karena tidak tahu mau kemana akhirnya aku ikutan ke rumah dinas. Setelah itu, karena tidak ingin pertemuan ini selesai begitu saja dan mengingat keterbatasan waktu, kami memutuskan untuk foto-foto di VIHARA WATU GONG.

Lagi, akhirnya menemukan obyek baru untuk dijadikan background foto! hehe.. sungguh menyenangkan..

Friday, 15 January 2010

MENDAYUNG DI SUNGAI ELO



Kenapa judulnya mendayung, karena itu yang kami lakukan ketika seharusnya kami berarung jeram haha.. so far so goodlah.. seru bangats.. kpn2 me n my sista n my inlaw brother will do this again, @ serayu river.. moga2 jadi.. plz plz plz..

Monday, 16 November 2009

LEGAL RAFTING!!


For d first time i did rafting alias arung jeram.
Yipppiiiii... akhirnya aku mencobanya... puas...!!
Dan Thanks Lord kami semua selamat mulai dari berangkat sampai pulang.. Amiinn..

Hari Jumat tanggal 13 November 2009, jam 11 malam kami berangkat dari kantor. Peserta yang ikut kebetulan berasal dari Biro Hukum semua, skitar 11 orang. Kami naik mobil sewaan yang bisa muat 14-15 orang (itu kata yang punya persewaan), nyatanya cm pas dan nyaman kalau cm 10 orang yang ikut. So.. yang paling belakang harus dempet2an dhe.. hehe.. Tapi tetep semangat!!!

Kami menggunakan jasa CALDERA untuk mengatasi jeram-jeram di Sungai Citarik Sukabumi. Untuk rafting ini perorang membayar 270 ribu termasuk snack 2 kali dan makan siang dan 13 km perjalanan di Sungai Citarik. Jika ingin lebih lama perjalanannya, ada penawaran 19 km perjalanan dengan biaya 315 ribu.

Sebelum kami naik ke kapal karet yang bertuliskan base marine, kami harus memakai kostum yang terdiri dari jaket pelampung, helm, dan dayung. Kata instrukturnya, sesuaikan dengan ukuran badan (untuk jaket pelampung, mereka menyediakan ukuran s,m,l,xl,xll) dan ukuran kepala (helm) untuk menghindari terjadinya kecelakaan apabila alat2 tersebut terlalu besar atau terlalu sempit.

Soo.. Petualanganpun dimulai. Aku satu kapal dengan empat orang temanku, plus satu instruktur. Satu kapal karet hanya dapat ditumpangi maksimal 6 orang plus 1 instruktur. Sayang, kami tidak dapat membawa kamera dan memang kamera yang kupunya tidak anti air jadi cukup direkap dalam ingatan masing-masing. Dan berharap hasil jepretan dari CALDERA memuaskan.

Setelah puas berfoto ria di area CALDERA, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ratu. Sayang sekali, jika tidak mampir sekalian kesana. Jadi inilah kami di pelabuhan ratu... :)

This team will ddo another challenge the other day.. Cant hardly wait.. ;>

Thursday, 10 September 2009

BATURRADEN, PANTAI PENYU, & PULAU NUSAKAMBANGAN

Minggu kemarin aku dan sahabatku, Dino memutuskan untuk mengunjungi another sahabat kami yang penugasan di Purwokerto, Mel. I never been @ Purwokerto before, so i really excited..hehe

Kami pergi pulang dengan menggunakan alat transportasi massal sepanjang masa yang murah dan meriah, udah tau donk, KERETA API SENJA/FAJAR UTAMA. Pergi naik Senja Utama Solo, pulang naik Fajar Yogya. :)

Sampai di Purwokerto hari Sabtu jam 04.00, telat, biasalah, secara jalur rel kereta api cm satu, jadi harus gantian :).. Ancer2 nya sudah diberi tahu sebelumnya, karena tidak ada taxi, maka kami memutuskan untuk naik becak. Becak di Purwokerto kecil, untuk ukuran aku ma dini aja sempit, padahal badan kami kecil-kecil lhooo... haha..

Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas, suasana kota Purwokerto seperti Kota Salatiga. Berada di kaki Gunung Slamet, airnya duingiinn..udaranya bersih dan segar (tidak seperti udara Jakarta, yang katanya terpolusi no 3 di dunia.. apa asia ya?).

Salah satu obyek wisata terpopuler di Purwokerto adalah Baturraden. Dari rumah mel, gak terlalu jauh, gak lebih dari setengah jam kami sudah berada di depan pintu masuk Baturraden. Tiket per orang hanya Rp.5000,00. Murah kan?? Kesan pertama kali begitu memasuki area pariwisata ini adalah : SO CLEAN dan terawat. Beruntung sekali kami kesananya pas bulan puasa, jadi sepi.

Inget dong dulu pernah ada kejadian mengenaskan pada 26 Oktober 2006, yang menyebabkan 5 orang tewas, karena tali jembatan yang diperkirakan sudah rapuh itu putus karena tidak kuat menahan beban. Tapi sekarang jembatan itu sudah diganti dengan jembatan beton. Tapi tetap saja deg-degan ketika naik ke jembatan itu, gak tau kenapa hii... :) Sebenarnya banyak titik-titik wisata di Baturraden yang bisa didatangi, tapi karena sepi, kami jadi takut dan akhirnya cuma foto2 di sekitar bebatuan itu saja. Tapi tetap saja menyenangkan..

Setelah dari Baturraden kami makan siang di warung makan Tanjilik Kencana. Setelah itu lanjut ke Cilacap. Saat menuju Cilacap kmu akan melihat sungai Serayu yang membentang luas. Sangat indah.. Tapi sayang tidak sempat diabadikan :(

Sampailah kami di Pulau Penyu. Check these picture to see how beautiful it is..


Selanjutnya, kami memutuskan untuk menyebrangi lautan dan menuju Pulau Nusakambangan dan kami menaiki kperahu kecil ini.. :) sedikit membuat jantung berdegup lebih kencang...dan nafas naik turun... hhhh...syeremmm tapi untungnya ada jaket pelampung, cm gak yakin juga siy apakah itu berfungsi??? Secara kami bertiga tidak ada yang bisa berenang... huuuufff.... Untuk naik perahu itu kami byr 50 ribu, pp.. hihi.. murah kan??


Sesampainya di Pulau Nusakambangan, ada beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungin, antara lain Pantai Karang Bolong, Gua Pendem, Pantai Karang ... . Untuk mencapai ketiga obyek wisata itu, kami harus berjalan kaki kurang lebih 800 - 1000 meter, dengan kondisi jalan tidak rata, berbatu, menanjak, dan mnurun. Karena tidak tahu lokasi, kami mnyewa jasa guide, bayar 30ribu..


Sebenarnya masih terdapat beberapa obyek wisata lain yang lebih bagus dari tempat yang kami kunjungi tersebut, namun karena sudah sore kami memutuskan untuk kembali ke peradapan saja... Mungkin lain kali aku akan ksana lagi untuk melihat pantai Permisan dan Benteng, yang berada di sisi lain pulau Nusakambangan..

Specially thanks to : Bang Luhut (udah mo nganterin, nungguin, n motoin mak-mak ini (padahal yang emak2 cuman melly) hahaha..), Melly & Dini (thank uuuuuu, next plan kemane niy.. )

Wednesday, 12 August 2009

DUFAN-ANCOL

Setelah 4 tahun tidak ke Dufan, akhirnya 4 hari yang lalu aku ke Dufan. Dufan = Dunia Fantasi, kata temenku "Tar kalo masuk ke dalam kita berfantasi hahaha.." (PS. karena yang bilang cowok, kalimatnya menjadi tendensius!! ^^).

Bagaimana cara ke Dufan, pertama naik mobil atau motor pribadi. Kedua nebeng. Ketiga naik angkutan umum. Satu-satunya pengetahuanku tentang angkutan umum yang menuju Ancol ya busway. Dari koridor mana saja, cari yang ke Halte Busway Central Senen, naik busway gandeng yang jurusan PGC-Ancol. (nGemeng2 soal busway gandeng, aku ingat ma Ulil, temennya Komo..nyambung gak? hehe... sebodo amat :)) Berdasarkan informasi dari internet, kalau gak salah PGC-Ancol itu termasuk ke dalam koridor VII dan V (kog bisa??). Pada pemberhentian terakhir di Ancol, kamu akan disambut oleh ikon Dufan yang terkenal itu, si Bekantan. Untuk masuk ke Ancol, kamu harus bayar Rp.10.000. Kemudian jalan aja terus ngikutin kemana orang-orang berjalan atau rajin-rajin liat papan penunjuk arah. Sampai Dufan dech..

Harga tiket @ Rp.120.000,00, namun, akan tetapi karena kami memegang kartu VIP Taman Impian Jaya Acol (punya bosnya temenku) yang memberikan 5 tiket gratis perhari maka kami cukup menanggung satu tiket saja, secara kami berjumlah 6 orang. Daaann karena teman kami pemegang kartu kredit Bank Niaga, maka 1 tiket seharga Rp.120.000,00 didiscount 35% jadi kami tinggal membayar Rp.78.000,00 dan kemudian dibagi 6 orang. Hahaha.. sungguh menyenangkan, dari Rp.120.000,00 menjadi Rp.13.000. What a fun!! :D

Dari jam 12.00 - 20.00 kami berhasil menaiki 12 wahana, yaitu: Beng-Beng (mobil senggol), Pontang-pontang, Kicir-kicir, Perang Bintang, Burung Rajawali, Tornado, Istana Boneka, Balada Kera, Alap-alap, Arung Jeram, Kora-kora, Bianglala. Lumayan... Total wahana Dufan berjumlah 29, untuk lebih lengkapnya klik ke sini. Sayang sekali kami tidak sempat bermain Niagara dan Arena 3 dimensi. Wahana yang paling dihindari dari pertama kali masuk ke Dufan, yaitu Ontang-anting.

Dari keduabelas wahana yang aku naikin, 3 paling berkesan adalah :
1. Pontang-panting, karena wahana ini berhasil membuatku berteriak-teriak kaya orang gila, antara geli, lucu, tegang, takut, sakit karena kegencet-gencet bercampur jadi satu. So excited lah.. :D

2. Kicir-kicir, baru pertama kali naik wahana ini, wow.. rasanya gak karu-karuan, diputer, dijengkelitin, diobrak-abrik lah seluruh pertahanan fisikmu. sebelum naik tanganku dingin banget. Atas saran Lennong, "Jangan tutup mata, kamu liat-liat keadaan aja. Kalau tutup mata tambah takut!" haha.. saran yang harus dicoba!! Cobain ya!! Tapi tetep aja aku merem melek hahaha... Untunglah aku tidak mengalami mual setelah menaiki wahana ini.

3. Absolutely, Tornado!! dari pertama kali iklannya muncul di tivi aku penasaran sekali apakah aku berani menaikinya?. Aku pikir, aku baik2 saja setelah naik kicir-kicir, apa bedanya dengan Tornado. Setelah mengumpulkan kekuatan dan nyali, akhirnya aku kena Tornado!! Yuhuiiii...aku merasa berhasil mengalahkan diri sendiri dari rasa penasaran. Setelah itu, Kora-kora jadi tidak berasa... :) Tapi disinilah aku merasakan gak enaknya mual dan mabok kena tornado. :(

Dari keduabelas wahana yang aku naikkin, yang paling enggak banget adalah:
1. Balada, Kera.. haha.. apaan tuh?? gak jelas... tapi lumayan siy bisa tiduran di kursinya yang panjang-panjang itu. Sembari menghilangkan mual.
2. Alap-alap, karena kami mainnya setelah naik tornado, naik alap-alap ini semakin membuatku tambak mabok. Mabok lagi.. ah... mabok lagi...
3. Arung Jeram, karena sudah malam, jadi malas berbasah-basah, tapi gak bisa gak berbasah-basah, jadi basah deh.. :)

So thats my having fun @ Dufan. What about your experience in Dufan?? Share yach :)

Wednesday, 15 July 2009

MONAS

Monas, merupakan akronim dari Monumen Nasional. Untuk bisa masuk ke daerah Monas tidak perlu membayar alias gretong. Menyenangkan bukan?? Untuk mengetahui sejarah monas kmu dapat klik di sini atau sini atau kalau kurang lengkap bisa cari di engine search. Monas terletak bersebelahan dengan Stasiun Gambir.

Waktu ku kecil aku pernah datang ke Monas mungkin 2 kali, yang pertama naik ke Tugu Monas, yang kedua tahun baruan di Monas. Dan itu terjadi kurang lebih 15 tahun yang lalu. What an age... :) Setelah 3 bulan di Jakarta akhirnya aku menginjakkan kaki di Monas dan itu terjadi pada saat usiaku cukup mampu untuk mengingat banyak hal... hehe. Waktu itu ke Monas dalam rangka membantu teman untuk foto prewedding. Jadi ceritanya jadi fotografer dadakan.

Pertama kali masuk ke Monas, takjub... pemandangannya bagus sekali, bersih dan tenang..WOW...tidak dapat berkata-kata lagi..yang ada cuma kegirangan. Langsung dech kami foto2. Selesai sesi foto prewedding kami menuju Tugu Monas dan beli tiket untuk naik ke puncak Tugu Monas. Harga tiketnya menurutku siy tidak mahal, kalau tidak salah Rp.7500,00. Untuk naik ke puncak Tugu Monas, harus naik lift. Liftnya kecil, hanya muat untuk sebelas orang, awalnya siy aku deg-degan, bener gak siy niy lift bisa berfungsi dengan baik, secara umur lift nya setua umur Tugu Monas?? (aku ga tau ding, just in my opinion) Untunglah semuanya berjalan dengan lancar. Sesampainya di atas, kekaguman itu terus berlanjut.

Ada apa aja siy di MONAS?
Yang pasti ada Tugu Monas :) Selain itu, area Monas seringnya digunakan untuk berolahraga pada hari sabtu or minggu pagi. Menurut info dari temenku siy hari senin sampai jumat juga ada yang olehraga tapi kalah banyak dibanding hari sabtu. Ada juga air terjun, bukan air terjun deng, yang benar air mancur, tapi karena arusnya deras jadinya seperti mendengar air terjun, suaranya meneduhkan, jadi betah lama-lama di dekat situ. Ada area refleksi. Area ini adalah berada di salah satu sudut Monas, yang jalanannya terbuat dari batu kali kecil-kecil, tumpul, dan dipasang tegak vertikal, sehingga ketika kmu kmu menginjaknya, pasti kesakitan! :) tapi habis itu peredaran darah lancar dan jadi seger dech. Kmu bisa juga tiduran di batu2 refleksi tersebut, jadi aliran darah daerah punggung pun lancar. Ada hewan2. Yang sudah pernah aku lihat siy burung ma rusa. Trus ada bermacam-macam tanaman dan pohon yang udah langka. Monas juga bisa jadi tempat rekreasi keluarga yang sangat aku rekomendasikan, banyak tanah berumput hijau yang bisa digunakan untuk menggelar tikar.

So C U there kapan2 yach ;)

(Foto: koleksi pribadi)