Tuesday, 1 May 2012

Escape from Jakarta to Kalbar (2)

KULINER 
Selama di Kalbar saya sempat mencicipi beberapa makanan yang khas. Karena disana banyak etnis Tionghoa, kebanyakan makanan mereka mengandung ibab. Tidak semua makanan khas Kalbar saya cicipin. Ga keburu, waktu terbatas!

Mie Tiaw Antasari. 
Kami makan disitu jam 11 malam. Dan kami adalah pelanggan terakhir. Rasanya enak dan tidak mengandung ibab. Banyak artis ibukota yang mampir kesini.

Kulit Babi

Pagi-pagi kami sarapan dengan kulit babi. Isinya ada kwetiau yang lembaran, kedelai rebus, tahu, dan krecek babi (kalau di jawa biasanya kita menemukan kecek kulit sapi). Makanan ini rasanya cukup enak dan sangat gurih, mungkin karena tidak mengandung ibab. Oiya, fyi, Saya ga makan kulit babinya :p

Mie Kepiting
Mie Kepiting yang ga ada kepitingnya. "Habis" kata yang jual. Dapat informasi kalau di kalbar itu rata-rata penjual mie (apapun mienya) mereka selalu membuat sendiri. Jadi rasa mie masing-masing warung berbeda. Yang jelas makanan inipun mengandung ibab. Karena saya tidak makan daging, saya minta diganti dengan yang mengandung ikan saja. :D

Bubur Ikan
Pertama kali diajak makan bubur ikan, yang terbayang adalah nasi lembek dikasih ikan diatasnya plus kecap asin. Ternyata di sana bubur ikan tuh nasi dimasukkan ke kuah bening (semacam sop) plus ikan itu sendiri, daun selada dan tong cai (asinan lobak). Kuahnya enakkk banget. Yang pasti mengandung ibab. Saya sampai nambah kuah.. hihi.

Seafood
Kami pesan oseng pakis (baru pertama nyobain dan ternyata enak), Ikan goreng dibumbu apa ya.. lupa, plus ampas tahu alias susu kedelai. Sebenarnya makanan ini ga khas-khas amat siy. :D

4 comments:

  1. ternyata keren juga hasil jepretannya nang...
    babi kalau di orang chiness kalbar disebut chu nyuu'...
    miz u already..

    ReplyDelete
    Replies
    1. heeii nona anna.. :) miss u already too.. ga nyangka udah hampir 2 minggu yg lalu, time goes fast :(

      Baik2 disana ya nang..

      Delete
  2. ibab ibab mulu... ckckck....

    ReplyDelete