Minggu kemarin aku dan sahabatku, Dino memutuskan untuk mengunjungi another sahabat kami yang penugasan di Purwokerto, Mel. I never been @ Purwokerto before, so i really excited..hehe
Kami pergi pulang dengan menggunakan alat transportasi massal sepanjang masa yang murah dan meriah, udah tau donk, KERETA API SENJA/FAJAR UTAMA. Pergi naik Senja Utama Solo, pulang naik Fajar Yogya. :)
Sampai di Purwokerto hari Sabtu jam 04.00, telat, biasalah, secara jalur rel kereta api cm satu, jadi harus gantian :).. Ancer2 nya sudah diberi tahu sebelumnya, karena tidak ada taxi, maka kami memutuskan untuk naik becak. Becak di Purwokerto kecil, untuk ukuran aku ma dini aja sempit, padahal badan kami kecil-kecil lhooo... haha..
Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas, suasana kota Purwokerto seperti Kota Salatiga. Berada di kaki Gunung Slamet, airnya duingiinn..udaranya bersih dan segar (tidak seperti udara Jakarta, yang katanya terpolusi no 3 di dunia.. apa asia ya?).
Salah satu obyek wisata terpopuler di Purwokerto adalah Baturraden. Dari rumah mel, gak terlalu jauh, gak lebih dari setengah jam kami sudah berada di depan pintu masuk Baturraden. Tiket per orang hanya Rp.5000,00. Murah kan?? Kesan pertama kali begitu memasuki area pariwisata ini adalah : SO CLEAN dan terawat. Beruntung sekali kami kesananya pas bulan puasa, jadi sepi.
Inget dong dulu pernah ada kejadian mengenaskan pada 26 Oktober 2006, yang menyebabkan 5 orang tewas, karena tali jembatan yang diperkirakan sudah rapuh itu putus karena tidak kuat menahan beban. Tapi sekarang jembatan itu sudah diganti dengan jembatan beton. Tapi tetap saja deg-degan ketika naik ke jembatan itu, gak tau kenapa hii... :) Sebenarnya banyak titik-titik wisata di Baturraden yang bisa didatangi, tapi karena sepi, kami jadi takut dan akhirnya cuma foto2 di sekitar bebatuan itu saja. Tapi tetap saja menyenangkan..
Setelah dari Baturraden kami makan siang di warung makan Tanjilik Kencana. Setelah itu lanjut ke Cilacap. Saat menuju Cilacap kmu akan melihat sungai Serayu yang membentang luas. Sangat indah.. Tapi sayang tidak sempat diabadikan :(
Sampailah kami di Pulau Penyu. Check these picture to see how beautiful it is..
Selanjutnya, kami memutuskan untuk menyebrangi lautan dan menuju Pulau Nusakambangan dan kami menaiki kperahu kecil ini.. :) sedikit membuat jantung berdegup lebih kencang...dan nafas naik turun... hhhh...syeremmm tapi untungnya ada jaket pelampung, cm gak yakin juga siy apakah itu berfungsi??? Secara kami bertiga tidak ada yang bisa berenang... huuuufff.... Untuk naik perahu itu kami byr 50 ribu, pp.. hihi.. murah kan??
Sesampainya di Pulau Nusakambangan, ada beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungin, antara lain Pantai Karang Bolong, Gua Pendem, Pantai Karang .... Untuk mencapai ketiga obyek wisata itu, kami harus berjalan kaki kurang lebih 8 00 - 1000 meter, dengan kondisi jalan tidak rata, berbatu, menanjak, dan mnurun. Karena tidak tahu lokasi, kami mnyewa jasa guide, bayar 30ribu..
Sebenarnya masih terdapat beberapa obyek wisata lain yang lebih bagus dari tempat yang kami kunjungi tersebut, namun karena sudah sore kami memutuskan untuk kembali ke peradapan saja... Mungkin lain kali aku akan ksana lagi untuk melihat pantai Permisan dan Benteng, yang berada di sisi lain pulau Nusakambangan..
Specially thanks to : Bang Luhut (udah mo nganterin, nungguin, n motoin mak-mak ini (padahal yang emak2 cuman melly) hahaha..), Melly & Dini (thank uuuuuu, next plan kemane niy.. )
Kami pergi pulang dengan menggunakan alat transportasi massal sepanjang masa yang murah dan meriah, udah tau donk, KERETA API SENJA/FAJAR UTAMA. Pergi naik Senja Utama Solo, pulang naik Fajar Yogya. :)
Sampai di Purwokerto hari Sabtu jam 04.00, telat, biasalah, secara jalur rel kereta api cm satu, jadi harus gantian :).. Ancer2 nya sudah diberi tahu sebelumnya, karena tidak ada taxi, maka kami memutuskan untuk naik becak. Becak di Purwokerto kecil, untuk ukuran aku ma dini aja sempit, padahal badan kami kecil-kecil lhooo... haha..
Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas, suasana kota Purwokerto seperti Kota Salatiga. Berada di kaki Gunung Slamet, airnya duingiinn..udaranya bersih dan segar (tidak seperti udara Jakarta, yang katanya terpolusi no 3 di dunia.. apa asia ya?).
Salah satu obyek wisata terpopuler di Purwokerto adalah Baturraden. Dari rumah mel, gak terlalu jauh, gak lebih dari setengah jam kami sudah berada di depan pintu masuk Baturraden. Tiket per orang hanya Rp.5000,00. Murah kan?? Kesan pertama kali begitu memasuki area pariwisata ini adalah : SO CLEAN dan terawat. Beruntung sekali kami kesananya pas bulan puasa, jadi sepi.
Inget dong dulu pernah ada kejadian mengenaskan pada 26 Oktober 2006, yang menyebabkan 5 orang tewas, karena tali jembatan yang diperkirakan sudah rapuh itu putus karena tidak kuat menahan beban. Tapi sekarang jembatan itu sudah diganti dengan jembatan beton. Tapi tetap saja deg-degan ketika naik ke jembatan itu, gak tau kenapa hii... :) Sebenarnya banyak titik-titik wisata di Baturraden yang bisa didatangi, tapi karena sepi, kami jadi takut dan akhirnya cuma foto2 di sekitar bebatuan itu saja. Tapi tetap saja menyenangkan..
Setelah dari Baturraden kami makan siang di warung makan Tanjilik Kencana. Setelah itu lanjut ke Cilacap. Saat menuju Cilacap kmu akan melihat sungai Serayu yang membentang luas. Sangat indah.. Tapi sayang tidak sempat diabadikan :(
Sampailah kami di Pulau Penyu. Check these picture to see how beautiful it is..
Selanjutnya, kami memutuskan untuk menyebrangi lautan dan menuju Pulau Nusakambangan dan kami menaiki kperahu kecil ini.. :) sedikit membuat jantung berdegup lebih kencang...dan nafas naik turun... hhhh...syeremmm tapi untungnya ada jaket pelampung, cm gak yakin juga siy apakah itu berfungsi??? Secara kami bertiga tidak ada yang bisa berenang... huuuufff.... Untuk naik perahu itu kami byr 50 ribu, pp.. hihi.. murah kan??
Sesampainya di Pulau Nusakambangan, ada beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungin, antara lain Pantai Karang Bolong, Gua Pendem, Pantai Karang ...
Sebenarnya masih terdapat beberapa obyek wisata lain yang lebih bagus dari tempat yang kami kunjungi tersebut, namun karena sudah sore kami memutuskan untuk kembali ke peradapan saja... Mungkin lain kali aku akan ksana lagi untuk melihat pantai Permisan dan Benteng, yang berada di sisi lain pulau Nusakambangan..
Specially thanks to : Bang Luhut (udah mo nganterin, nungguin, n motoin mak-mak ini (padahal yang emak2 cuman melly) hahaha..), Melly & Dini (thank uuuuuu, next plan kemane niy.. )


No comments:
Post a Comment