Tetiba tertarik untuk membuat refleksi 2020. Bagaimana ya caranya. Setelah googling, untuk memudahkan bagaimana cara merefleksikan 2020, institute of you telah merumuskan 30 pertanyaan yang bisa membantu untuk itu. Oke, mari kita cuba.
1. What is the most important lesson you learned this year?
Bahwa ada banyak hal yang terjadi diluar kontrol, dan penting untuk belajar bagaimana kita seharusnya bereaksi. Aku sadar bahwa seringkali reaksi yang kusampaikan terlalu emosional, but I learned. Seingatku, sepertinya aku tidak menyesal telah bereaksi secara emosional. Aku dengan sadar menunjukkan bahwa aku peduli, meskipun tidak ada yang bisa diubah dengan "kepedulian" itu. Dan at the end, awak yang kecewa. Ini (emosional) masih menjadi pe er besar buatku sampai dengan akhir tahun 2020.
Selama pandemi aku berhasil menurunkan berat badan 5 kg meskipun dari penampakan tidak terlalu berubah banyak. 😂
3. What challenges did you overcome?
Membatasi waktu untuk makan. Selama pendemi ini aku menerapkan intermittent fasting dengan window makan 6 jam dan puasa selama 18 jam. Aku paham banget, kalau aku tidak membatasi kapan aku harus makan, aku akan semakin membesar. Namun setelah turun 5 kilo, tidak banyak perubahan lagi, mungkin aku harus mempersempit window makan menjadi 4 jam, atau lebih rajin dan lebih sering berolahraga; atau dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat.
4. What new skills did you learn?
Selama pandemi ini aku belajar menggambar dengan oil pastels (akibat pengaruh teman). Dan sepertinya salah satu keahlian yang aku peroleh adalah bisa memblending warna oil pastels dengan cukup baik. :D Hasil gambar aku, yang kebanyakan mencontoh ahli gambar dari yutub, dapat dilihat di akun instagram @neopedias.
5. What did you do for your career growth?
Nothing. Just do what I needed to do.
6. What did you enjoy the most?
Nonton drama Korea dan beberapa variety showsnya. Lumayan banget bisa membantu membunuh waktu secara ga bisa kemana kemana. Dan pas banget tahun 2020 ini ada beberapa drama yang sangat ok dan aku rekomendasikan, yaitu: Its Ok Not To Be Okay, Money Game, Hot Stove League, The World of the Married, dan Start Up. Kalau variety shows Korea, aku masih setia dengan Running Man, terus ketambahan Moms Diary, Sixth Sense, dan Hanging with Yoo.
Oiya satu lagi, satu hal yang paling enjoyable di akhir tahun 2020, adalah adanya karakter Han Ji Pyeong dan Kim Seon Ho. Dua orang ini berhasil membuat heboh dunia perkoreaan dan berhasil membuat aku senyum2 sendiri. Seperti dapat hadiah akhir tahun di tahun 2020 yang enggak jelas ini. Gomawo. 😍
![]() |
| Hadiah akhir tahun 😍 |
7. What was your favourite moment?
Tahun 2020 aku sempat jalan-jalan ke Lasem. That was one of my favourite moments and memories.
Momen yang lain adalah ketika ga perlu bangun pagi buat ke kantor. Bangun jam stengah 8 bisa langsung ikutan rapat tanpa perlu mandi. Hehe.
Momen yang lain lagi adalah ketika berhasil mengalahkan rasa malas dan berakhir dengan jalan kaki 5 km.
Momen yang lain lagi adalah pada saat pertama kali mudik setelah PSBB pertama, rasanya dejavu, seperti lagi roadtrip di UK.😭
8. How did you have fun?
Playing games: Township (currently I am in level 68). Watching dramas and movies. Listening to the music. Singing songs. Drawing. Writing something in this blog (though it was rarely). Making and editing videos.
9. What new habits did you start?
Menulis kembali di blog ini. Ini pun mulainya sudah di akhir tahun. I realised that writing do help me in dealing with my anxiety during this pandemic. Lalu aku juga mulai menggambar dengan oil pastel. Tahun ini aku juga mulai membatasi waktu makan dengan intermitten fasting. Ternyata tidak sesusah yang kubayangkan.
10. What are you the most proud of this year?
Menghilangkan 5 kg berat badan. Potong rambut pendek. Ketika berhasil mengalahkan rasa malas untuk jalan kaki 5 km.
11. What did you learn about yourself?
Manusia yang suka dengan keteraturan, order. Manusia yang emosional. Manusia yang loyal dan setia. Manusia yang ternyata bisa seharian bahkan berbulanan ga kemana-mana. Ha ha
12. How did you live by your core values?
Berusaha untuk bersikap idealis itu sulit saudara. Mungkin ikut arus adalah moto aku tahun 2021.
13. How did your relationships (family, friends, work) evolve?
Naik turun.
14. What was the best decision you took?
Pada saat memutuskan segera balik Solo sebelum banyak aturan dari kantor dan aturan dari Pemda Solo yang tidak membolehkan mudik. Salah satu keputusan tercepat dan matters yang kuambil pada tahun 2020
15. How did you fail?
Kalah dengan rasa malas yang tidak terbendung.
Susah move on.
16. What got in the way of your success?
Buat aku sukses adalah ketika kita merasa nyaman dan bahagia dimanapun kita berada. Ketika ngomongin kantor aku akan bilang hal yang menghalangi "so called sukses" adalah perubahan sistem kerja yang masih tidak jelas.
17. What would you do differently if you could?
Ketika dapat kesempatan harusnya aku bisa lebih cepat dalam mengeksekusinya sebelum yang memberi kesempatan berubah pikiran. 😟
18. How are you different than a year ago?
Bolder (at the beginning until quarter 3 of 2020). Lebih bodo amat (from quarter 3 to now). These are impacts of many unpleasant things happened this year.
19. What did you do for your physical and mental health?
Doing thing that I like. Doing things when I want to do it. Menyanyi dan curhat dengan teman juga sebagai salah satu mekanisme bertahan aku.
Juga melihat foto-foto masa lalu sangat penting buatku biar tidak gila.
20. Who or what had the biggest impact on your life this year?
Pandemic.
21. What did you let go of?
Seseorang. Beberapa orang. Sistem. Tapi masih belum 100% let go.
22. What were the most useful resources you had?
Internet tentu saja. Dengan adanya internet, setidaknya kehidupan dimasa pandemi tidaklah terlalu boring. Bahkan bisa dimaksimalkan, yang kadang-kadang terlalu maksimal malah.
23. What are you thankful for this year?
Bersyukur karena masih bisa survive dan diberikan kesehatan. Bersyukur keluarga inti aku dan keluarga besar aku diberikan kesehatan dan sampai saat ini masih bisa bertahan. Bersyukur masih punya pekerjaan. Bersyukur masih punya beberapa teman yang bisa menjadi tempat cerita. Bersyukur ada internet. Bersyukur punya kesempatan untuk beberapa kali mudik selama pandemi
24. What did you leave unfinished?
Scars. Disappointments. They are still here.
25. What was the best compliment you received?
Dibilang cantik oleh seseorang.
26. If you were to talk about this year like a story, how would you write it?
Aku akan menceritakan 2020 dari sudut pandang orang pertama (sudut pandang aku). Bagaimana aku melewati tahun 2020 dari berbagai sisi. Tapi kayanya kurang menjual kalau dibuat cerita novel. Haha
27. How do you describe this year in 3 to 5 keywords?
In positif manner: "learned many things"
In negatif manner: "crazy, unbelievable, survival"
28. What energised you? what drained you?
Yang bikin energised ketika videocall an ama keluarga, ama ponakanku yang lucu-lucu, juga telponan/zooman dengan teman2.
Yang bikin drained adalah ketika banyak hal terjadi tidak sesuai dengan keinginanku.
5/10. Aku masih makan sembarangan. Aku masih belum menerapkan pola hidup sehat. Aku masih suka bermalasan dan menunda-nunda mengerjakan sesuatu. Aku masih sering menyalahkan diri sendiri atas berbagai hal yang terjadi.
30. What advice would you give your last-year self?
Be patient.


No comments:
Post a Comment