Pantai Pattaya ~ 8
Hari Ketiga. Tidak terasa sudah hari ketiga kami di kota ini. Pagi itu diawali dengan gerimis. Tapi, tidak menyurutkan langkah kaki kami untuk mengeksplor Pattaya.
Untuk menuju Pattaya, yang berjarak kurang lebih 134 km dari Bangkok, kami memilih menggunakan bus yang berangkat dari terminal bus Ekkamai di daerah Sukhumvit, dengan harga 124 bath. Kami mendapatkan jadwal keberangkatan jam 9.20.
Hari Ketiga. Tidak terasa sudah hari ketiga kami di kota ini. Pagi itu diawali dengan gerimis. Tapi, tidak menyurutkan langkah kaki kami untuk mengeksplor Pattaya.
Untuk menuju Pattaya, yang berjarak kurang lebih 134 km dari Bangkok, kami memilih menggunakan bus yang berangkat dari terminal bus Ekkamai di daerah Sukhumvit, dengan harga 124 bath. Kami mendapatkan jadwal keberangkatan jam 9.20.
Setelah 3 jam perjalanan yang penuh dengan warna abu-abu, dengan kata lain perjalanan yang penuh dengan air hujan, akhirnya kami sampai juga di Pattaya. Dan... masih ujan dong. Kalimat pertama yang terlontar saat itu adalah "Apa kita langsung balik ke Bangkok saja?" (saking putus asanya). Namun, kami memilih untuk bertahan. Udah sampai Pattaya kog langsung pulang. Sambil menunggu ujan mereda, kami isi perut kami yang kosong itu.
Ujan mereda. Kami memutuskan untuk menyusuri pantai Pattaya dengan menggunakan angkot dengan bak terbuka. Proses tawar menawar dengan angkot ini memakan waktu yang cukup lama, tapi akhirnya kami menyerah juga karena capek. Kita ngomong apa, bapak supirnya ngomong apa. :) Oiya, sebelumnya kami mencoba bertanya ke mas-mas yang menawarkan jasa informasi seputar Pattaya, tapi hmmm.. ternyata dia jualan hotel dan paket tourism. Karena mahal akhirnya kami memutuskan ngeteng naik angkot. Asik ternyata. :)
Beginilah penampakan pantai Pattaya dari atas angkot, yang saya foto dengan menggunakan kamera handphone. Hmm... not bad, cuman kalau mau membandingkan dengan pantai Kuta Bali, saya jauh lebih suka Kuta.
Pratumnak Hill ~ 9
Selanjutnya, dengan menggunakan angkot yang sama, kami menuju Pratumnak Hill (Budha Hill). Dari situ kami bisa melihat gambaran kota Pattaya secara keseluruhan. Cantik.
Pattaya Floating Market ~ 10
![]() |
| Sesampainya di atas, suasananya hening. Banyak umat yang sedang berdoa. |
![]() |
| Pattaya. |
Lalu, kami menuju Pattaya Floating Market dengan menggunakan taxi. Kenapa kami tertarik untuk mengunjungi tempat ini adalah karena Running Man pernah syuting disini. Sayangnya, karena harus membayar 200 Bath untuk masuk ke dalam pasar, kami memutuskan untuk hanya foto-foto saja dari luar. Walaupun orang harus membayar dengan harga yang cukup mahal, tapi pasarnya penuh bingits.
Sebenarnya di Pattaya banyak sekali obyek wisata yang bisa dikunjungi selain yang kami datangi, seperti pertunjukkan pada transgender, Ripleys, dan Mini Siam. Namun, akan tetapi, karena harus membayar tiket masuk jadi dihapuslah tempat tempat itu dari daftar kunjungan kami. #bukanpelit #bujetterbatas
MBK Center ~ 11
Sekitar jam 4 sore kami sudah di dalam bus menuju Bangkok. Karena masih sore, kami mengeksplor 1 tempat wisata lagi, yaitu Mahboonkrong Center, sebuah mall yang cukup terkenal di kalangan orang Indonesia, karena mall itu menjual berbagai suvenir khas Thailand. Tau sendiri kan, orang Indonesia itu suka banget ngasih oleh-oleh ke keluarga, saudara, teman kemanapun mereka pergi. Untuk makan malam, saya mencoba spageti hitam di Pizza hut. Enak.
To be continued...
![]() |
| Yah, lumayan foto di depan tulisan Pattaya Floating Market. As an evidence ceritanya. |
![]() |
| Hmm, kalau dilihat dari luar sepertinya tidak terlalu menarik, jadi keputusan kami saat itu tepat! :) |
MBK Center ~ 11
Sekitar jam 4 sore kami sudah di dalam bus menuju Bangkok. Karena masih sore, kami mengeksplor 1 tempat wisata lagi, yaitu Mahboonkrong Center, sebuah mall yang cukup terkenal di kalangan orang Indonesia, karena mall itu menjual berbagai suvenir khas Thailand. Tau sendiri kan, orang Indonesia itu suka banget ngasih oleh-oleh ke keluarga, saudara, teman kemanapun mereka pergi. Untuk makan malam, saya mencoba spageti hitam di Pizza hut. Enak.
To be continued...








No comments:
Post a Comment