Tuesday, 3 September 2013

BANGKOK TRIP (1)

Memutuskan untuk jalan-jalan ke Bangkok berdua saja dengan satu orang teman perempuan, adalah salah satu keputusan saya yg cukup berani, mengingat kami tidak menggunakan jasa tour pariwisata dan sebelumnya tidak pernah ke luar negeri tanpa ada teman pria. Tetapi, ternyata seru lohhh.. :D 

Awalnya
Jadi, semuanya diawali dengan adanya penawaran tiket dengan harga ekonomis dari Tiger-Mandala Airlines. Kami booking tiket di tanggal 18 Maret 2013 dan jadwal berangkat tanggal 28 Juli 2013 - 1 Agustus 2013  (5 hari 4 malam) dengan harga tiket pulang pergi 2 orang sejumlah IDR 1.911.180 termasuk bagasi untuk 1 orang (15 kgs). Lumayan murah kan .. (bangga) hehe..
Ini buktinya :)
Itinerary
Setelah mendapatkan tiket, kami sibuk membuat itinerary. Awalnya kami ingin memaksimalkan kunjungan ke Thailand tidak hanya jalan2 di bangkok, tapi juga ke Phuket dan Krabi, namun karena jaraknya begitu jauh sekitar 12 jam perjalanan, kami memikirkan opsi lain, yaitu ke Siem Reap di Kambodja, namun lagi-lagi setelah mempertimbangkan jarak tempuh dan transportasinya, akhirnya diputuskan untuk mengeksplor kota Bangkok dan sekitarnya saja :D.
Beginilah keruwetan pikiran kami dalam menyusun rencana perjalanan, yang pada akhirnya tak terpakai juga :D
Hari Keberangkatan ~ 28 Juli 2013
Dan tibalah hari keberangkatan. Exited banget, tidur jam 12 malam, bangun jam 2 pagi, dan jam 4 pagi kami sudah berangkat ke bandara. Jam 7 an, pesawat lepas landas ke Bangkok. Dan setelah kurang lebih 3,5 jam perjalanan udara (rekor terlama naik pesawat sampai saat ini) akhirnya sampai juga di bandara Suvarnabhumi, hurraaaayyy.... !! :)

Suvarnabhumi
Bandaranya bagus! Mau tidak mau saya harus membandingkan dengan SHIA, hmm.. dengan berat hati saya harus bilang, jauh... Tapi, dengan akan dilakukannya renovasi nanti, semoga SHIA bisa mengikuti ketertinggalannya :)
Terminal Kedatangan
Sim Card
Begitu sampai kami langsung mencari sim card. Untuk penggunaan seminggu semua operator  membandrol harga yang sama yaitu 299 THB. Setelah cukup lama kebingungan memilih akan memakai operator mana, akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan DTAC, pertimbangannya karena boothnya pakai warna ijo, warna adem lah.. hehe.. Happy Tourissim :)
Ini nomor saya sewaktu di Bangkok :)
Ke Penginapan
Untuk menghemat waktu kami memutuskan untuk memesan mobil penjemput dari bandara ke penginapan. Agak mahal siy, tapi tak apalah, yang penting kami segera sampai penginapan dan bisa langsung jalan2 :D. Kami menggunakan jasa jemputan Mr.Bobby Taxi Service dengan tarif 850 THB (mahal yak) tapi langsung ke depan penginapan yang jalannya mblusuk-mblusuk, maklum.. murah siy :D
Kami menggunakan Mr.Bobby Taxi Centre
Penginapan
Kami sudah memesan penginapan jauh hari sebelum keberangkatan. Setelah temen saya, sebut saya Miss.D, melakukan survey di berbagai alamat web, akhirnya pilihan jatuh ke Riverview Guesthouse. Dan kami pun memilih jenis kamar yang paling murah (young traveler), dengan fasilitas twin bed, kipas angin, kamar mandi umum, handuk, sabun, dan city view. Karena kami booking 4 malam, dari minggu siang ke kamis pagi, sehingga total pengeluaran untuk penginapan adalah jreng jreng 1600 THB kalau dirupiahkan dengan kurs 350 IDR harganya sekitar jreng-jreng... 560.000 IDR, kalau dibagi 2, per orangnya 280.000 IDR, wowwww... bangga.. heheh
Atas (ki-ka): petunjuk di jalan raya; tampak depan, lorong. Tengah (ki-ka): Itulah kamar kami di lantai 6.5, jendela yang tak bisa ditutup, kipas angin. Bawah (ki-ka): langit-langit, pencetan lift, dan kamiii :)


Namun, akan tetapi, ternyata setelah kami melihat langsung kamar itu, pedihlah hati ini, kamarnya seperti gudang, dan karena sedang ada renovasi kami harus naik tangga ke lantai 3 dan setelah di lantai 3 barulah naik lift ke lantai 6.5, lengkaplah kepedihan itu. Yang bikin tenang, kamar mandinya lumayan bersih, kasurnya pakai spring bed, dan pemandangannya cukup menghibur :) Tetapi setelah melewatkan 1 malam di kamar itu, keesokan harinya saya sudah betah.. hehe..
Pemandangan dari penginapan kami, Chaophraya River di waktu malam, keren kan..
Chaophraya River di waktu pagi :)
Chatucak Market ~ 1
Setelah beberes, kami langsung capcus ke tujuan pertama, Chatuchak Market. Langsunglah kami mencoba menggunakan alat transportasi umum di Bangkok, dan setelah membaca dan bertanya, sampai jugalah kami di Chatucak Market. Langsunglah kami lihat-lihat, icip-icip, beli-beli, foto-foto, pegang-pegang, dsbnya.. :p
Gambar diatas menunjukkan jenis makanan yang kami coba di Chatucak Market, yang paling enak yang tengah atas, yummyy.. Wajib coba kalau kesana :)
Menurutku, pemerintah Thailand pinter banget, mereka berhasil membuat pasar tradisional menjadi daerah tujuan wisata turis mancanegara. Pasar segala aya, semuanya tumplek blek disitu. Mungkin kalau di Solo, semacam Pasar Klewer, tapi... tetep aja beda. Chatucak Market lebih terkonsep, lebih bersih, dan lebih nyaman.
Pasar ini benar-benar bisa menarik orang asing untuk datang!
Segala aya..
IKEA ~ 2
Ide untuk mampir ke Ikea adalah karena adanya titipan dari sepupu saya, dan ide itu saya utarakan ke Miss.D. Gayung bersambut. Dan jadilah kami ke Ikea. :D
Besar banget! Kapan ya di Indonesia ada Ikea... :)
Kembali ke Penginapan
Dari Ikea menuju penginapan, kami menggunakan 3 jenis moda transportasi, pertama bus gratis dari Ikea, BTS, dan tuk tuk (akhirnya naik tuktuk.. huraaay!!) :) Dan, tidurlah kami dengan nyenyaknya di kamar gudang kami.. :p

to be continued ...

3 comments:

  1. waaaaa kk pertamaaa,,, tau gitu nitip oleh2. hehehe
    Sebutin laah itu nama makanan yg wajib dicoba. :D
    IKEA bentar lg masuk indonesia kok tp kayaknya di alam sutera.

    ReplyDelete
    Replies
    1. eehh, adek ketiga, untung ga tau, kl tau bisa berabe keuangan negara awak, haha...

      Aku ga tau nama makanannya apa, makanya ga kusebutin :p

      oya, kapan tuh masuk k Indonya, tapi jauh bangats ya, di alam sutra :D

      Delete
  2. horrayyy IKEA di Alsut..deket deh...

    ReplyDelete