Lokasi : Gerbong 1 Kereta Senja Utama Solo
Waktu : jam 03.00 tanggal 26 April 2010
Si Gadis : siswi SMU
Lokasi Korban : Kursi 6C
Si Pria : laki2 umur kurang lebih 32 an, naik dari Purwokerto
Lokasi Pelaku : Kursi 6D
Lokasi Pengamat : Kursi 5A
Baru sekali itu lihat orang memukuli dan dipukuli di depan mata dengan jarak yang begitu dekat (biasanya hanya melihat di TV/film). Saat melihat muka si Pria kurang ajar begitu pucat dan menyebut nama Tuhan berkali-kali (mungkin sebagai tanda penyesalan), rasa simpatimuncul, kasian. Kasian dia tidak dapat menahan syahwatnya. Kasian dia melakukan hal yang bisa membuat masa depannya hancur. Kasian keluarganya, istrinya, anaknya, bagaimana jika tau hal ini. Kasian.. Tapi perlu diingat kembali ada sebab dan ada akibat, mungkin ini akibatnya ketika dia tanpa pikir panjang melakukan perbuatan tercela itu.
Si gadis, masih begitu muda dan begitu berani melakukan semua hal itu. Rasa-rasanya tidak terlihat sebersit rasa takut di matanya. Salut..
Berharap dan berdoa semoga kejadian seperti itu tidak menimpa diri, tidak juga menimpa orang-orang yang aku kenal dan orang-orang disekitar. Atau lebih ekstrimnya, semoga orang-orang seperti si Pria kurang ajar segera bertobat..
Waktu : jam 03.00 tanggal 26 April 2010
Si Gadis : siswi SMU
Lokasi Korban : Kursi 6C
Si Pria : laki2 umur kurang lebih 32 an, naik dari Purwokerto
Lokasi Pelaku : Kursi 6D
Lokasi Pengamat : Kursi 5A
Kronologis Kejadian:Setelah kejadian itu banyak hal muncul dikepala. Kenapa orang-orang cuek melihat kejadian seperti itu. Kenapa cowok itu bisa-bisanya melakukan perbuatan memalukan seperti itu. Kenapa cewek itu sedemikian beraninya. Bagaimana jika hal itu terjadi menimpa diri. Apa yang harus dilakukan. Akankah seberani cewek itu. Bagaimana jika tidak ada orang yang menolong.
Korban : "Kurang Ajar!! Lo Pikir Gue Cewek Apaan!! Plak!!" "Gue Pukul Lagi Nih!! Plok!! Plakk!!"
Pengamat bangun dari tidurnya, dan bertanya-tanya, what the hell is going on 03.00??!!
Korban : "Gue laporin sama petugas, tunggu disini!!"
Pelaku menyebut nama Tuhan & istighfar berkali-kali. Mukanya pucat sekali. Tangannya menggenggam, seperti ingin melakukan sesuatu tetapi tidak bisa. Kasian..
Lalu si Gadis memanggil petugas, kurang lebih setengah jam kemudian si Gadis kembali ke tempat duduknya dengan si Petugas di belakangnya.
si Petugas dengan kasar meminta kartu identitas dari si Pria.
Si Pria : "santai aja pak !!".
Digelandanglah si Lelaki ke ruangan Petugas. si Gadis mengikuti.
Tak lama si Gadis kembali ke tempat duduknya.
Si Pengamat, dengan rasa penasaran dan simpati menanyakan keadaan si Gadis. Si Gadis bilang si Pria mengakui perbuatannya, dan nanti begitu turun kereta akan digelandang ke Kantor Polisi terdekat.
Ada satu lagi si Bapak yang menanyakan keadaan si Gadis. Sedangkan penumpang lainnya tetap melanjutkan mimpinya.
Baru sekali itu lihat orang memukuli dan dipukuli di depan mata dengan jarak yang begitu dekat (biasanya hanya melihat di TV/film). Saat melihat muka si Pria kurang ajar begitu pucat dan menyebut nama Tuhan berkali-kali (mungkin sebagai tanda penyesalan), rasa simpatimuncul, kasian. Kasian dia tidak dapat menahan syahwatnya. Kasian dia melakukan hal yang bisa membuat masa depannya hancur. Kasian keluarganya, istrinya, anaknya, bagaimana jika tau hal ini. Kasian.. Tapi perlu diingat kembali ada sebab dan ada akibat, mungkin ini akibatnya ketika dia tanpa pikir panjang melakukan perbuatan tercela itu.
Si gadis, masih begitu muda dan begitu berani melakukan semua hal itu. Rasa-rasanya tidak terlihat sebersit rasa takut di matanya. Salut..
Berharap dan berdoa semoga kejadian seperti itu tidak menimpa diri, tidak juga menimpa orang-orang yang aku kenal dan orang-orang disekitar. Atau lebih ekstrimnya, semoga orang-orang seperti si Pria kurang ajar segera bertobat..
No comments:
Post a Comment