Showing posts with label Catastrophe. Show all posts
Showing posts with label Catastrophe. Show all posts

Friday, 11 March 2011

TSUNAMI JEPANG

Kurang lebih pukul 2-3 sore tadi, terjadi gempa dan tsunami di Jepang. Sekitar jam 5 sore baru bisa ngeliat gambarnya lewat tivi. And its so beyond my imagination. Seperti ngeliat bencana di film 2012. Kekuatan alam itu sungguh luar biasa dan mengerikan.

Turut berbelasungkawa untuk Jepang. Semoga warga Indonesia yang ada di Jepang segera diketahui kabarnya dan baik2 saja. Semoga bangsa Indonesia dijauhkan dari mara bahaya apapun, termasuk gempa dan tsunami. Plz God.. Amin..

Beberapa link gambar yang menunjukkan kedahsyatan tsunami di Jepang
  1. http://www.nytimes.com/interactive/2011/03/12/world/asia/20110312_japan.html?ref=asia#1
  2. http://www.nytimes.com/interactive/2011/03/13/world/asia/satellite-photos-japan-before-and-after-tsunami.html?src=ISMR_AP_LO_MST_FB
  3. http://www.nytimes.com/interactive/2011/03/11/world/asia/maps-of-earthquake-and-tsunami-damage-in-japan.html?ref=asia

Monday, 19 October 2009

GEMPA ... (4)

Hari Jumat tanggal 16 Oktober 2009
Lima menit menjelang bubar kantor
Ada gempa saudara-saudara!!!
Gempa lagii... hiks...

Kali ini pusat gempa di Ujung Kulon Banten
Dengan 6.4 Skala Ritcher
Goncangan gempa tidak sekencang gempa Tasikmalaya
Tapi tetap saja saya dilanda kepanikan
Untuk kedua kalinya saya turun dari lantai 14 melalui tangga

Dengar-dengar bakal ada gempa yang lebih dahsyat dari gempa kemarin
Dengar-dengar gempa itu akan terjadi pada tanggal 24 Oktober 2009
Tapi, dengar-dengar ada klarifikasi bahwa semua itu hoax
alias berita yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan..
Semogaa.... Amiinn

Ya Tuhan...
Selamatkanlah kami semua...
Plz..
Terima kasih Tuhan..
Amiinn..

Wednesday, 14 October 2009

GEMPA (3)

Tadi malam saya mimpi..
Mimpi buruk sekali..
Sekali-kalinya saya mimpi tentang gempa..
Gempa lagi-gempa lagi..

Gara-garanya saya kemarin siang mengunjungi (cielah bahasanya) ruangan baru kami di lantai 19 gedung sebelah, yang rencananya akan mulai dihuni per tahun depan. For some reason we have to move.. Sucks!!

Kenapa sucks!!????
P e r t a m a karena tanpa sebab dan alasan yang jelas kami harus meninggalkan kenyamanan ini;
K e d u a karena naik tingkat ke lantai 19, dan masih ingat dong dengan kejadian gempa kemarin..hellooowwww??????
K e t i g a karena bangunan di gedung sebelah ga sebagus bangunan yang kami huni sekarang
K e e m p a t terkucil.. hiks, jauh dari teman teman kami yang satu biro...
K e l i m a proses adminitrasi dsb akan semakin ribet...

Sejauh ini aku belum menemukan hal positif dengan akan pindahnya kami kesana... hhhh... semoga ada hikmahnya di balik semua ini, syukur2 kalo bpk E.2 yang terhormat membatalkan keputusannya.. amiiinnn...

Oiya...
Ngelanjutin mimpi..
Jadi dalam mimpi itu, kami sedang berada d lantai 19, tiba-tiba... kretek2...
Langsung kami berlari dengan bingung..
Antara menuruni tangga atau tetap berada di lt.19...
Akhirnya kami tetap berada di lt.19 dan berdiri di dekat lift...
Tapi... karena goncangan terlalu keras, atap2 di dekat lift itu terbuka dan pecah-pecah,
Pintu lift membuka dan menutup dengan kencangnya.. ada beberapa orang yang terjebak disitu..
kepanikan yng terjadi sangat luar biasa... di pontang panting ksana kmari... mengerikaann...
Setelah beberapa lama gempa berhenti.. syukurlah.. kami semua selamat... Amiinnn...

Lalu saya terbangun...
Fiuhhh!!!.... Smoga tidak ada gempa lagi... (mungkin ga ya???)..

Thursday, 3 September 2009

Gempa...r!!! (2)

Wow... Benar-benar pengalaman yang mengerikan. Sampai hari ini masih terasa paniknya, pusingnya, bingungnya. Kaki serasa tidak menginjak tanah. Rasanya pengen turun ke bawah saja, dekat dengan bumi, ibu pertiwi. Entah kenapa sampai dengan saat ini masih sering merasa pusing dan berhalusinasi (gempa gak ya kok sepertinya semua pada goyang). Kalau sudah begitu pasti langsung pusing. Kata orang siy masih trauma.

Pada saat terjadi gempa tanggal 2 September 2009, hari Rabu, saya sedang berada di ruangan kantor saya yang berada di Lt.14. Gedung Juanda mempunyai 20 lantai, coba bayangkan, di Lt.14 saja sebegitu paniknya apalagi yang berada di lt.20. Langsung tercetus dalam pikiran saya "Tuh kan, apa yang saya khawatirkan dari bulan Januari kemarin menjadi kenyataan, dan sekarang saya tidak tau apa yang harus saya lakukan!! Ironis*..."

Karena tidak tahu mana yang lebih tepat, akhirnya saya ikut berlari lewat tangga darurat, bersama ratusan orang lainnya. Di dalam tangga darurat itulah gempa semakin terasa, mulai dari lt.14 sampai dengan lt.4. Setelah sampai di halaman kantor rasanya bersyukur dan terharu, masih diberi kesempatan lagi... (kata seorang teman, "ini baru digoyang belum dibalik".. wuiihh serem kan?)

Menurut info-info yang didapat dari internet, Jakarta bakal diguncang gempa lagi. So, apa yang sebaiknya dilakukan oleh kami-kami yang bekerja di high risk building, jika hal itu terjadi lagi..? (But, i hope it wont..).

Banyak informasi menyebutkan, pada saat gempa terjadi hal terbaik yang dilakukan adalah berlindung di di bawah atau disamping meja atau almari yang kokoh. Banyak artikel menyebutkan tentang segitiga kehidupan. Ada pula yang menyarankan agar berpegangan di pilar-pilar gedung yang kuat. Berdiri di antara lorong lift, karena lorong itu fondasinya lebih kuat karena untuk menopang lift. Setelah kondisi aman dan tenang baru tepat untuk menuruni tangga darurat. Dari berbagai artikel itu tidak ada yang menyarankan untuk berlari ke arah tangga darurat pada saat gempa terjadi, karena fondasi tangga darurat tidak dikondisikan untuk gempa bumi, melainkan untuk penyelamatan saat terjadi kebakaran.

Setelah adanya gempa ini, pihak pengelola gedung tidak juga melakukan sosialisasi atau pelatihan kepada karyawan-karyawan yang berada di high risk building. ck ck ck.. so sampai detik ini saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan jika it terjadi lagi. fiuhhh...

Tuhan, apapun yang terjadi nanti, kuserahkan semuanya kepadaMu. Amiinn..

* ironi : kejadian atau situasi yg bertentangan dng yg diharapkan atau yg seharusnya terjadi, tetapi sudah menjadi suratan takdir (kbbi)

Gempaaaa!!!!

Siang menjelang sore...
Setelah 1 (satu) buah donat pasar selesai dikunyah...
Baca-baca koran...
Duduk di kursi yang bisa disetting naik turun...
Tiba-tiba...
Set set... kursiku turun sendiri...
Ada yang aneh...
Hening...
Mencoba memahami apa yang terjadi...
Dan...
GEMPAAAA!!!!!! Gempaaa!!! gempa!!!

Panik-panik....
Menyebut nama teman-teman yang ada...
Harus bagaimana...
Jangan kesitu...
Lewat sini...
Turun lewat tangga darurat...

Oh my God, oh my God...
Ya Tuhan, ya Tuhan...
Mati aku, mati aku...
Tangga runtuh,tangga runtuh...
Sesak napas...

Ayo cepet, ayo cepet...
Buruan, buruan...
Lari-lari...
Udah lantai berapa ini...
Lantai 8...
Ayo lebih cepat...
Fokus-fokus...

Aduh...
Terlempar-lempar...
Kesana kemari...
Pusing...
Udah lantai 4...
Sedikit lagi...
Lantai M...
Lantai G...
Lari keluar...
Cepat-cepat...

Akhirnya sampai juga di halaman...
Hiks, hiks, tiba-tiba perasaan sedih menghampiri...
Terima kasih...