This was my third trip, after Oxford and Weymouth, to spend my -four weeks long- Easter break. Kali ini saya pergi sendiri. Ini bukan pertama kalinya saya jalan sendiri mengunjungi kota yang bisa dijelajah pulang hari. So don't be surprised. Sometimes we do need to do solo travelling. Trust me, it is addictive ;)
Honestly, keputusan untuk mengunjungi Bath adalah karena adanya tawaran tiket murah dari Trainline; pulang pergi naik kereta saya cukup membayar 12.65 Pon. Kalau dibandingkan dengan naik bus National Express yang sekali jalan 8 Pon, tentu saja saya akan pilih naik kereta karena lebih murah dan cepat.
Tibalah hari Senin, 4 April 2016. Setelah ganti kereta 3 kali (mungkin ini yang bikin murah) and menghabiskan 2,5 jam perjalanan sampailah saya di stasiun Bath. Dari situ saya mengunjungi beberapa tempat yang wajib dikunjungi di kota Bath.
![]() |
| Sayang ga dapat langit biru. Hujaannn waktu itu... |
Victoria Art Gallery
Mencari tempat ini tidak mudah kawan. Kalau dilihat dari peta siy dibelakang Guildhall. Tapi karena tempatnya nyempil jadi memang benar benar harus awas. Kalau ga ya muter muter kaya saya ini.
Fashion Museum
Konsep dari museum ini adalah untuk mengabadikan sejarah berubahnya gaya berpakaian masyarakat tahun 1800 an sampai tahun sekarang. Serunya, diberbagai museum di UK ini mereka juga menyediakan koleksi baju yang dapat dipakai oleh pengunjung untuk sekedar merasakan bagaimana repotnya fashionista jaman dulu di satu sisi, disisi lain menunjukkan betapa anggun dan cantiknya gaun itu apabila dipakai.
Bath Abbey
This religious place is located near to Baths Roman. Seperti sepelemparan batu kerikil. Masuknya gratis, tapi diharapkan pengunjung memberikan donasi agar bangunan peninggalan nun bersejarah ini dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang. Mereka merekomendasikan agar setiap pengunjung mendonasikan minimum 2 Pon.
The Circus
![]() |
| Seharusnya terlihat seperti ini. Sumber: http://www.urban75.net |
| Tapi kamera saya hanya berhasil mengambil foto seperti ini :P |
Royal Crescent
Jane Austen Centre
Cukup melihat dari kejauhan saja, karena saya sudah menebak isinya ya begitu-begitu saja dan karena bujetnya mafet :D
Sekitar Jam 2 sore saya sudah selesai melihat-lihat kota Bath. Hmm, di luar rencana siy sebenarnya karena saya pikir saya bakal menghabiskan waktu disana sampai sekitar jam 7 malam, itulah mengapa saya pilih kereta balik yang jam 7.22 pm. Setelah mempertimbangkan berbagai hal (jarak dan waktu tempuh) akhirnya saya memutuskan untuk naik bus (6,5 pon) ke kota Bristol yang hanya berjarak 50 menit dari Bath. Sampai di Bristol sekitar jam setengah 4, itu berarti saya hanya memiliki waktu sekitar 2.5 jam sebelum kembali naik bus menuju Bath. Ini lah beberapa icon kota Bristol yang sempat saya abadikan.
City Center
Bristol ini merupakan kota besar. Mungkin tidak sebesar Birmingham, tapi jauh lebih besar daripada Southampton. Karena bingung mau makan apa, akhirnya saya makan Subway Tuna. Setelah itu melanjutkan perjalanan ke Cabot Tower.
Bristol Cathedral
Di perjalanan menuju Cabot Tower, saya melewati Bristol Catedral. Sempat masuk dan memanjatkan doa untuk saya dan orang-orang yang saya cintai.
Cabot Tower
Dari pusat kota saya harus berjalan dan mendaki sekitar 40 menit. Itu karena saya ambil jalan yang memutar. Pas baliknya berhasil nemu jalan yang lebih deket, sekitar 30 mnitan dari terminal bus :) lumayaann
Sekitar pukul 6.17 saya sudah di bus menuju Bath. Macet dong sodaraah... udah was was karena kereta dari Bath ke Sou berangkat pukul 7.22. Setelah belingsatan sendiri, si ibu driver berhasil keluar dari kemacetan dan ngebut menuju Bath. Dan sesuai jadwal jam 7.22 kereta berangkat dari Bath, sampai rumah jam 10 malam...
Beginilah catatan perjalanan saya ke Bath dan Bristol, walaupun tidak tempat yang bisa dikunjungi di Bristol, at least saya telah menjejakan kaki kesana.
![]() |
| Dan beginilah pemandangan kota Bristol dari atas Cabot Tower :) |
Beginilah catatan perjalanan saya ke Bath dan Bristol, walaupun tidak tempat yang bisa dikunjungi di Bristol, at least saya telah menjejakan kaki kesana.







No comments:
Post a Comment