Salah satu keinginan di tahun 2010, adalah bikin passpor dan menggunakan passpor tersebut ke luar negeri. Dan.. terima kasih Tuhan, kedua keinginan itu terwujud :)
Bikin passpor itu gampang, walaupun harus empat kali bolak balik ke kantor imigrasi di Jakarta Pusat. Pertama, ambil formulir. Kedua, masukin berkas. Ketiga, bayar, difoto dan diwawancarai. Keempat, ambil passpor deh. Biaya administrasi yang dikeluarkan untuk passpor total Rp.280k. Tapi belum termasuk biaya ojek pp empat kali, hehe.., total jendral butuh waktu selama 2 minggu untuk penyelesaiannya. But its okay, at least saya dapat passportdengan cara yang baik dan benar.
Manurut saya niy ya, prosedur pembuatan passport tidak perlu sepanjang itu, karena bisa memicu orang-orang yang kepepet untuk melakukan pemotongan jalur. Kalau pembuatan passport sesuai dengan jargon, selesai dalam waktu 1/2 hari, saya yakin praktek-praktek liar dapat diminimalisir. Tapi harus diiringi dengan komitmen petugas kantor imigrasi harus tahan godaan.
Contohnya, si gayus yang bisa buat passpor pakai wig dan kacamata. Aneh banget. Dulu saja saya disuruh copot contak lens. Bayangkan.. copot kontak lens transparan lohh.. Masa yang jelas2 pakai wig dan kacamata bisa lolos sensor. Geblek khan..?? Semoga si gayus cs mendapat hukuman yang setimpal pada saatnya nanti. Amin
kembali ke laptop!.. Okeh, selamat membuat passpor lewat jalur yang baik dan benar yak!! :p
Bikin passpor itu gampang, walaupun harus empat kali bolak balik ke kantor imigrasi di Jakarta Pusat. Pertama, ambil formulir. Kedua, masukin berkas. Ketiga, bayar, difoto dan diwawancarai. Keempat, ambil passpor deh. Biaya administrasi yang dikeluarkan untuk passpor total Rp.280k. Tapi belum termasuk biaya ojek pp empat kali, hehe.., total jendral butuh waktu selama 2 minggu untuk penyelesaiannya. But its okay, at least saya dapat passportdengan cara yang baik dan benar.
Manurut saya niy ya, prosedur pembuatan passport tidak perlu sepanjang itu, karena bisa memicu orang-orang yang kepepet untuk melakukan pemotongan jalur. Kalau pembuatan passport sesuai dengan jargon, selesai dalam waktu 1/2 hari, saya yakin praktek-praktek liar dapat diminimalisir. Tapi harus diiringi dengan komitmen petugas kantor imigrasi harus tahan godaan.
Contohnya, si gayus yang bisa buat passpor pakai wig dan kacamata. Aneh banget. Dulu saja saya disuruh copot contak lens. Bayangkan.. copot kontak lens transparan lohh.. Masa yang jelas2 pakai wig dan kacamata bisa lolos sensor. Geblek khan..?? Semoga si gayus cs mendapat hukuman yang setimpal pada saatnya nanti. Amin
kembali ke laptop!.. Okeh, selamat membuat passpor lewat jalur yang baik dan benar yak!! :p
No comments:
Post a Comment